Suara.com - Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo menyiapkan langkah untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Provinsi Kalimantan Barat. Terlebih saat ini Indonesia menghadapi El Nino.
“Apabila kita lakukan evaluasi dan perencanaan dan terus kita lakukan perbaikan-perbaikan, sehingga apakah itu El Nino ataupun lainnya kita semua selalu siap," kata Sigit, dalam keterangannya, Minggu (3/9/2023).
Pencegahan juga bisa melalui modifikasi cuaca dengan memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca (TMC). Hal ini untuk mengurangi kekeringan akibat kemarau untuk mencegah potensi kebakaran.
“Manfaatkan teknologi modifikasi cuara (TMC) untuk penanganan karhutla," ucapnya.
Terkait dengan pencegahan, ia meminta semua pihak agar melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik secara langsung maupun media sosial dengan mengedepankan tiga pilar Kamtibmas yakni Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa.
"Kapolda juga menerbitkan maklumat tentang larangan pembakaran hutan dan lahan," ujarnya.
Namun, jika kebakaran tetap terjadi meski telah dilakukan pencegahan, maka yang diperlukan adalah sumber air.
Langkah paling penting agar masyarakat memiliki stok air saat terjadi kebakaran, kata Sigit, yakni dengan cara pembuatan embung air di dekat daerah rawan kebakaran.
“Pemadaman api secara konvensional maupun water boombing juga bisa dilakukan,” katanya.
Baca Juga: Palembang Dikepung Asap Karhutla dari OKI, Warga Protes Kualitas Udara Tidak Sehat
Berita Terkait
-
Palembang Dikepung Asap Karhutla dari OKI, Warga Protes Kualitas Udara Tidak Sehat
-
Deretan Wilayah yang Harus Waspada dari Karhutla
-
Apel Gelar Pasukan, Belasan Ribu Personel Dikerahkan untuk Pengamanan KTT ke-43 ASEAN
-
Klaim Tak Pernah Ragu Berantas Judi Online, Kapolri: Begitu Ada Info Kita Pukul
-
Belasan Ribu Personel TNI-Polri Jaga Ketat KTT ASEAN ke 43 di Jakarta, Kapolri: Waspada Potensi Ancaman Sekecil Apapun!
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional