Suara.com - Setiap tanggal 12 Rabiul Awal, sebagian besar umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Hal ini lantaran mengacu pada tanggal kelahiran Nabi. Namun di balik peringatan momen spesial yang dilakukan sejumlah umat Islam ini, terdapat perbedaan pendapat tentang Maulid Nabi.
Sebagian umat Islam tidak memperingatinya, lantaran tidak adanya sumber atau dasar yang kuat tentang 12 Rabiul Awal sebagai perayaan Maulid Nabi. Bahkan beberapa kalangan umat Islam, ada yang membid'ah atau melarang perayaan Maulid Nabi.
Mengenai hal ini, pengasuh pondok pesantren Al-Bahjah Buya Yahya mengingatkan umat Islam untuk bergembira menyambut karunia dan berkah terbesar dari Allah SWT ini. Adapun berkah terbesar itu adalah lahirnya Nabi Muhammad SAW di dunia untuk menunjukkan kebenaran bagi manusia.
Sehingga, Buya Yahya menyebut jika pelarangan terhadap peringatan Maulid Nabi merupakan sesuatu yang aneh. Bahkan jika pun ada orang yang beriman dan melarang peringatan Maulid Nabi, berarti orang tersebut telah salah dalam mengartikan peringatan tersebut.
"Pelarangan terhadap peringatan Maulid Nabi itu, merupakan pelarangan yang aneh," kata Buya Yahya dalam ceramah yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV.
Maulid Nabi sejatinya adalah momen untuk sama-sama bergembira dengan Nabi. Kemudian bisa menjadi ajang untuk kita bersama-sama mengajak umat memperbaharui kegembiraannya dan memperbaharui syukur atas kehadiran Rasulullah SAW.
"Untuk bergembira atas rahmat dan karunia Allah SWT itu perintah. Makannya kalau seseorang mendapatkan rizki, hendaknya berhembira menerimanya. Itu namanya syukuran, seperti syukuran rumah, baru sembuh dari sakit," ujarnya.
Dengan seperti itu berarti sudah seharusnya kita bergembira menyambut anugerah Allah SWT berupa kelahiran Nabi Muhammad SAW. Adapun makna merayakan di sini adalah menganggungkan Nabi Muhammad SAW.
"Merayakan itu mengangungkan, kalau tidak menganggungkan Nabi keluar dari iman orang tersebut. Harus kita angungkan Nabi. Dan Nabi kita agungkan mulai dari lahir," ujar Buya.
Baca Juga: Contoh Sambutan Ketua Panitia Maulid Nabi 2023 Tingkat RT, Singkat Tak Bertele-tele
Mengangungkan Nabi Muhammad SAW memang harus setiap hari, namun lebih istimewa jika kita mengambil satu hari yakni di hari kelahiran Nabi. Hal ini dilakukan agar semua orang ingat dengan acara perayaan Maulid Nabi.
Lebih lanjut, Buya Yahya mengatakan bahwa perayaan Maulid Nabi bisa kita isi dengan mengingat kisah Nabi, membaca sholawat, orang berkumpul untuk pengajian, sedekah dan semua kebaikan lainnya. Lantas dari sisi mana jika orang menyebut Maulid Nabi adalah bid'ah? Kecuali orang tersebut salah paham.
"Jadi, Anda harus sadar bahwasanya jika ada orang yang membi'ahkan perayaan Maulid Nabi, itu karena dia tidak mengerti apa itu perayaan Maulid Nabi. Atau karena dia tidak tidak kenal Nabi Muhammad SAW," sambungnya.
Sebagai umat yang beriman, kita tidak perlu pusing untuk menanggapi orang yang memiliki pendapat berbeda hingga melenceng dengan kita. Sudah seharusnya kita fokus terhadap kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad.
"Besarkan, kalau punya duit Anda bisa Maulidan," kata Buya Yahya.
Kesimpulannya bahwa, perbedaan pendapat tentang Maulid Nabi seharusnya tidak menjadi masalah antar umat beragama. Namun sebagai umat Islam, sepatutnya kita menyambut hari kelahiran Nabi dengan bergembira. Kecuali jika dalam perayaannya terdapat hal-hal yang dilarang agama, maka kita boleh meninggalkannya.
Demikian penjelasan mengenai perbedaan pendapat tentang Maulid Nabi. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI