"Ternyata saya foto di backdrop, backdrop-nya itu videotron, ternyata dimatikan, tidak bisa dilihat backdrop-nya, dan akhirnya saya putuskan untuk pulang," kata Cak Imin.
Tak Ada Intimidasi
Cak Imin merasa tidak ada intimidasi terhadap dirinya atas insiden batal membuka acara MTQ
"Jadi perlu dicatat tidak ada intimidasi sama sekali, semua berjalan, smooth tidak ada yang ngotot," kata Cak Imin.
Cak Imin menanyakan mengaapa Bupati Sukamta sampai bersikap demikian terhadap dirinya.
"Tapi Bupati memang, saya tanya kepada Syaiffullah, kenapa kok bupati sangat menentukan acara ini? Ini kan acara pusat, ini pengurus pusat kantornya di PBNU acaranya ini," kata Cak Imin.
"Jawabannya memang sebagian dana yang digunakan adalah anggaran dari APBD. Jadi wajar yang punya anggaran enggak berkenan, tahu begitu saya biayai sendiri," sambung Cak Imin.
Pernyataan Bupati Tanah Laut
Sebelumnya Bupati Tanah Laut, Sukamta, akhirnya buka suara soal batalnya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin membuka agenda musabaqah tilawatil quran (MTQ) Gema Al Quran 2023 di Kabupaten Tanah Laut. Alih-alih mendapatkan intimidasi seperti yang disampaikan PKB, Sukamta malah mengaku tidak pernah mengundang Cak Imin.
Baca Juga: Sambut Kedatangan Cak Imin, Kader NasDem Mendadak Lantunkan Salawat Badar
"Sebenarnya, saya tidak pernah mengundang beliau," kata Sukamta melansir Koranbanjar.net-jaringan Suara.com, Rabu (6/9/2023).
Sukamta juga menolak kehadiran Cak Imin pada acara tersebut. Sebagai tuan rumah, Sukamta berasalan tidak mau kalau acaranya tersebut malah sarat akan kepentingan politik. Terlebih saat ini Cak Imin menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024.
"Jadi kita menolak kehadiran Cak Imin di acara ini, karena dikhawatirkan bermuatan politik. Sementara acara ini kan acara saya, tuan rumahnya saya, acara Pemerintah Kabupaten Tanah Laut," ujarnya.
Terpisah, Ketua Panitia Gema Al Quran 2023 Abdul Hakim Muslim mengungkapkan kalau Cak Imin itu undangan, bukan pembuka acara.
Sebabnya, pembuka acara yang diharapkan panitia ialah Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau wakilnya.
Berita Terkait
-
Cak Imin Berpotensi Tersangka Usai Jadi Cawapres Anies, Ini Kata Eks Penasihat KPK
-
Diperiksa KPK Besok, Cak Imin Pastikan Hadir: Ini Proses Biasa Sebagai Saksi
-
Cak Imin Pastikan Penuhi Panggilan Penyidik KPK Kamis Besok!
-
Sambut Kedatangan Cak Imin, Kader NasDem Mendadak Lantunkan Salawat Badar
-
5 Fakta Kecocokan Anies Baswedan - Cak Imin Versi Weton Jawa: Bakalan Pisah?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK
-
KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang
-
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya
-
Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang
-
Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes
-
Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI