Suara.com - Pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Pilpres 2024 bakal melanjutkan program Presiden RI Joko Widodo. Namun tidak semua program, yang dialanjutkan adalah yang dianggapnya bagus.
"Selama program itu bagus. Bagi kami yang sudah baik, kami teruskan dan perkuat," kata Wakil Sekretaris Dewan Syuro PKB Maman Imanul Haq di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (9/9/2023).
Maman menuturkan, pihaknya akan selalu menjaga, menghormati, dan menghargai apa pun yang sudah baik dilakukan pemimpin pendahulu di Indonesia. Terlebih PKB sudah 10 tahun berada di Pemerintahan Jokowi.
"Kami hormati capaian-capaian yang didapatkan oleh Pak Jokowi di infrastruktur dengan hubungan internasional. Akan tetapi, kami harus bereskan kembali pada kebinekaan," katanya.
Ia mengakui kebiasan kurang baik kerap dilakukan pemimpin yang sedang berkuasa. Contohnya seperti tidak melanjutkan program pendahulunya.
Maman mencontohkan pada Bidang pendidikan. Setiap pergantian rezim diikuti pergantian kurikulum hingga anggaran.
Bahkan, anggota Komisi VIII DPR itu mengungkapkan bahwa Dewan Syuro PKB akan mengusulkan nama baru koalisi, yakni Koalisi Pembaruan Berkelanjutan.
Diberitakan sebelumnya, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dideklarasikan sebagai capres dan cawapres di Surabaya, Sabtu (2/9) lalu.
Deklarasi disaksikan langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh serta elite Partai NasDem dan elite PKB tanpa ada perwakilan PKS yang hadir.
Sedangkan untuk pendaftaran bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden seusai jadwal KPU yakin pada 19 Oktober 2023 hingga 25 November 2023. (Anies)
Berita Terkait
-
Elite Gerindra Bantah Pertemuan Prabowo-Yenny Wahid sebagai Reaksi Deklarasi Anies-Cak Imin
-
Warga NU di PKB Disebut Tak Solid Dukung Anies-Cak Imin, Apa Pemicunya?
-
Menag Imbau Jangan Pilih Capres Pemecah Belah Umat, Cak Imin: Mas Anies dan Saya Terdepan Tolak Politik Identitas
-
Tentukan Tim Pemenangan Anies-Cak Imin, NasDem-PKB Tunggu PKS yang Hari Ini Absen di Pertemuan Perdana
-
Cak Imin Dinilai Tak Terlalu Kuat Dongkrak Elektabilitas Anies Baswedan di Massa Pemilih NU, Kenapa?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot
-
PKB Heran Jokowi Mendadak Lempar Wacana Prabowo-Gibran 2 Periode: Kemajon!
-
Kado HUT Jakarta ke-499, Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi!
-
Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan
-
Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier
-
Alasan Keir Starmer Mengundurkan Diri dari Kursi Perdana Menteri Inggris
-
Dittipideksus Bareskrim Kembali Tahan Satu Tersangka Kasus PT DSI, Ini Sosoknya
-
Buntut 'Nyanyian' Sony Sonjaya, Kejagung akan Klarifikasi Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG