Suara.com - Petunjuk baru kini ditemukan di tengah kasus penemuan mayat kerangka ibu dan anak di perumahan kawasan Cinere, Depok.
Polisi menemukan sepucuk surat elektronik berjudul 'to you whomever' yang tersimpan di laptop diduga milik korban.
Berkas elektronik tersebut diduga berisi pesan untuk pembaca sebagai media komunikasi korban kala mereka sudah ditemukan meninggal dunia.
Makna surat berjudul 'to you whomever'
Frasa 'to you whomever' jika diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia bermakna 'Untuk siapapun yang membaca surat ini.'
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Jumat (8/9/2023) mengungkap bahwa ada dugaan bahwa surat tersebut sebagai pesan terakhir dari para korban.
Pasalnya dalam surat tersebut, tertera pesan 'siapapun yang membaca tulisan ini mungkin pada saat melihat tulisan ini saya dan ibu saya sudah meninggal dunia.'
Sebagian besar surat tersebut ditulis dalam bahasa Inggris yang kurang lebih memiliki inti pesan bahwa kedua korban telah meninggal dunia ketika surat tersebut ditemukan oleh orang lain.
Tim penyidik lebih lanjut akan menyelidiki siapa yang menulis tersebut, sebab Hengki menilai ada kemungkinan bahwa surat tersebut bisa saja merupakan desepsi atau sebagai upaya menutupi kematian korban.
Hengki menjelaskan kepolisian turut melibatkan Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) untuk menilai apakah surat tersebut ditulis oleh korban atau bukan.
Identitas sosok korban penemuan kerangka ibu dan anak
Mayat tersebut diduga merupakan pemilik rumah di Cinere, Depok berinisial GA (64) dan anaknya DA (38).
Keduanya ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di sebuah rumah yang mereka miliki, Kamis (7/9/2023).
Satpam komplek perumahan sempat curiga lantaran tak satupun pengunjung rumah tersebut keluar dalam kurun waktu satu bulan.
Akhirnya, Ketua RT menerima informasi kecurigaan tersebut dan langsung mendatangi rumah korban bersama dengan satpam.
Berita Terkait
-
4 Kemiripan Temuan Mayat Keluarga di Cinere dan Kalideres, Ada Kaitannya?
-
Kasus Ibu dan Anak Ditemukan Tewas Jadi Tengkorak di Cinere, Pesan 'To You Whom Ever' Jadi Perhatian Psikolog Forensik
-
Kasus Ibu dan Anak Jadi Tengkorak di Cinere, Eks Ketua RT Sebut Korban Jarang Berinteraksi dengan Lingkungan
-
Temuan Jasad Ibu dan Anak Tinggal Kerangka di Depok, Polisi: Mirip Kasus Kematian Sekeluarga di Kalideres
-
Jasad Ibu dan Anak yang Tewas Mengering di Cinere Ditemukan dalam Kamar Mandi Pembantu
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil