Salah satu UMKM yang merasa bersyukur didampingi Pemprov DKI adalah Widya Fattah Almis, pemilik usaha aneka sambal kemasan. Ia terbantu pendampingan Pemprov DKI yang dapat menumbuhkan usahanya.
“Saat bergabung dengan JakPreneur, saya merasa terbantu. Karena saya dapat pelatihan, agar pengemasan produknya bagus dan menarik, sehingga bisa meningkatkan nilai jual. Selain itu, kami juga dapat pelatihan jualan di media online, supaya jangkauannya lebih luas. Alhamdulillah, sekarang saya bisa produksi sampai 300 pcs (piece count system) per bulan dan punya pekerja tiga orang. Yang beli juga banyak dari luar kota, paling banyak itu ke Kalimantan," paparnya.
Berkat bergabung dengan JakPreneur, Widya juga difasilitasi Pemprov DKI Jakarta untuk mendapatkan sertifikat halal dari MUI. Baginya, mengantongi sertifikat halal untuk produknya memberi motivasi dan manfaat lain.
"Tentu saya sangat senang bisa mendapatkan sertifikat halal. Karena dengan label halal ini, saya jadi percaya diri. Buat menawarkan produk berkat, ada jaminan halal," tuturnya.
Widya mengaku, untuk mengantongi sertifikat halal tidaklah sulit. Pasalnya, para petugas DPPKUKM Provinsi DKI Jakarta cukup kooperatif dan profesional dalam pendampingan.
"Prosesnya itu cuma tiga bulan. Pertama, ikuti dulu pelatihannya, lalu mengumpulkan berkas yang sudah diinfokan sebelumnya. Setelah itu, orang LPPOM ke rumah untuk mengecek bagaimana proses pembuatannya, termasuk garam dan minyak goreng yang digunakan itu harus yang sudah bersertifikat halal juga. Kalau semua itu sudah terlewati, sertifikat halal pun bisa didapatkan," urainya.
Dengan sertifikat halal, Widya akan terus berupaya untuk selalu amanah dalam menjaga kehalalan produknya. Tak lupa, ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemprov DKI Jakarta.
"Tentu saya mengucapkan terima kasih untuk Pemprov DKI atas pendampingan proses produk halal selama ini. Ini betul-betul membantu saya sebagai pelaku usaha kecil," bebernya dengan penuh senyum.
Berita Terkait
-
Kisah Pemilik Kopi Hyang Blue Bisa Ekspor Berkat Dibina BRI
-
Pengusaha Kopi Asal Bandung Sebut BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Perkuat Upayanya Tembus Pasar Global
-
BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Buka Peluang Pemasaran Ekspor
-
Cerita Pengusaha Kopi Asal Bandung Bisa Buat Produknya Tembus hingga Pasar Global
-
BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Bawa UMKM Kopi Tembus Pasar Internasional
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist