Suara.com - SME Summit & Expo (ISSE) 2023 digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), pada 29-31 Agustus 2023 dan menampilkan rangkaian acara menggabungkan konferensi, panel diskusi, pameran interaktif, serta kesempatan untuk berkolaborasi dengan lebih dari 50 mitra merchant dan supplier.
Para peserta mendapatkan ilmu baru dari berbagai topik yang relevan bagi UMKM, termasuk strategi e-commerce, pengalaman berjualan online, dan pengembangan ekosistem bisnis yang kuat.
Acara ini juga didukung oleh berbagai sponsor dan partner terkemuka dalam industri, yang memiliki komitmen untuk mendukung pertumbuhan UMKM, pelaku bisnis skala kecil dan menengah di Indonesia.
Pada gelaran tersebut, Media Innity, konsultan di bidang periklanan digital turut andil untuk memberikan edukasi kepada pelaku UMKM dan menjembatani pedagang dengan konsumen untuk meningkatkan pengalaman konsumen di berbagai saluran (omnichannel) melalui komunitas yang berbasis Influencer Marketing Platform dibawah wadah Passionation yang merupakan bagian dari Media Innity, sebagai permulaan untuk memperkenalkan cara marketing modern yang efektif dan efisien di ekosistem digital bagi pelaku UMKM.
"UMKM di Indonesia itu dinamis, tapi mayoritas belum melek literasi digitalnya, di acara ini kami mengedukasi pelaku UMKM mengenai kiat sukses berpromosi di dunia digital, mulai dari memanfaatkan konsumen untuk menjadi brand evangelist atau influencer, hingga memanfaatkan teknologi untuk meraih audiens yang lebih luas lewat konten di sosial media yang diamplifikasi ke media massa online" ujar Country Manager Media Innity, Oen Johan, di Jakarta, Selasa.
Lewat layanan ini, Media Innity lewat Passionation mendukung program pemerintah untuk pemanfaatan digital marketing tools sehingga pelaku UMKM bisa fokus di bagian produksi, karena berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UMKM tahun 2022, terdapat lebih dari 64 juta UMKM di Indonesia. Namun, baru sekitar 22 juta yang masuk ke pasar digital dan pemerintah menargetkan hingga akhir tahun ini sebanyak 24 juta UMKM sudah terhubung dengan ekosistem digital dan menjadi 30 juta UMKM di 2024.
Berita Terkait
-
Komitmen Pemprov DKI Majukan UMKM di Jakarta
-
Kisah Pemilik Kopi Hyang Blue Bisa Ekspor Berkat Dibina BRI
-
Pengusaha Kopi Asal Bandung Sebut BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Perkuat Upayanya Tembus Pasar Global
-
BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Buka Peluang Pemasaran Ekspor
-
Cerita Pengusaha Kopi Asal Bandung Bisa Buat Produknya Tembus hingga Pasar Global
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist
-
KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang