Suara.com - Pemprov DKI Jakarta terus mendorong pertumbuhan ekonomi di Jakarta dengan melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Karena itu, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan para pemangku kepentingan ekonomi, untuk lebih memperhatikan pertumbuhan jumlah pelaku UMKM di Ibu Kota.
Heru mengatakan, keberlanjutan UMKM di Jakarta menjadi tanggung jawab bersama. Terlebih dalam mendukung produk-produk local, dengan mengkampanyekan penjualannya di berbagai platform e-commerce. Menurutnya, hal tersebut penting dilakukan untuk membangun masa depan ekonomi yang kuat dan inklusif.
"Perlu dukungan yang memadai terhadap para pelaku UMKM ini agar mereka dapat mengedepankan kualitas produknya. Hal ini akan memberikan kontribusi positif dalam mendukung upaya pemulihan kesehatan ekonomi masyarakat secara keseluruhan," ucap Heru, Sabtu (9/9).
Salah satu program untuk mendorong pertumbuhan UMKM adalah pendampingan sertifikasi halal yang akan diberlakukan pada 2024 mendatang. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) bekerja sama dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menjalankan program pendampingan sertifikasi halal untuk 3.075 pelaku UMKM binaan JakPreneur.
Kepala DPPKUKM Provinsi DKI Jakarta Ratu Elisabeth Rante Allo menyatakan, program pendampingan ini dibagi menjadi tiga gelombang. Tahap pertama, penyerahan sertifikat halal secara simbolis di Balai Kota Jakarta pada Selasa, 22 Agustus 2023. Total ada 1.075 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang menerimanya.
“Tahap pertama berlangsung sejak Mei sampai Juni 2023 dengan jumlah 1.075 IKM. Kemudian, batch dua dan tiga saat ini sedang berjalan sampai November 2023 dengan kuota 2.000 IKM,” jelas Ratu.
Ia menambahkan, ribuan IKM yang mengikuti program sertifikasi halal itu berasal dari 44 kecamatan yang tersebar di lima wilayah kota dan satu kabupaten di DKI Jakarta.
Jakarta sebagai Model Replikasi
Sementara itu, Direktur Utama LPPOM MUI, Muti Arintawati mengungkapkan apresiasinya atas program pendampingan sertifikasi halal sejak 2015 tersebut. Ia berharap, sertifikat halal yang diserahkan ini tidak hanya menjadi bukti kepatuhan produsen terhadap regulasi negara, tetapi juga menjamin keamanan dan kualitas produk-produk bagi konsumen.
"Saya sangat mengapresiasi program pendampingan sertifikasi halal yang diinisiasi oleh Pemrov DKI sejak 2015. Ini menjadi momentum yang sangat baik, karena menggabungkan dua hal yang sangat penting dalam pembangunan industri halal di Indonesia, yakni sertifikasi halal dan promosi produk halal,” terang Muti.
Pemberlakuan kewajiban bersertifikat halal untuk produk makanan dan minuman secara resmi akan dimulai pada 17 Oktober 2024. Dalam rangka menyukseskan kewajiban sertifikasi halal, pemerintah daerah di seluruh Indonesia didorong untuk mencontoh program yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.
"Sertifikasi halal ini sudah kewajiban. Jadi bukan hanya di pusat, ini untuk semua daerah di seluruh Indonesia harus mengikuti aturan tersebut, supaya pada Oktober 2024 semuanya sudah tersertifikasi halal," tegas Muti.
Pada kesempatan yang sama, Direktur LPPOM MUI DKI Jakarta Deden Edi mengungkapkan, hingga saat ini, sudah ada 9.000 UMKM di Jakarta yang mengantongi sertifikat halal. Memang angka ini masih jauh, jika disejajarkan dengan jumlah 350.000 UMKM yang tergabung dalam JakPreneur.
"Agar semuanya bisa tersertifikasi, kami terus melalukan sosialisasi bukan hanya ke dinas, BUMN, serta BUMD, tapi juga ke mal-mal," pungkasnya.
Rasa Syukur UMKM
Berita Terkait
-
Kisah Pemilik Kopi Hyang Blue Bisa Ekspor Berkat Dibina BRI
-
Pengusaha Kopi Asal Bandung Sebut BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Perkuat Upayanya Tembus Pasar Global
-
BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Buka Peluang Pemasaran Ekspor
-
Cerita Pengusaha Kopi Asal Bandung Bisa Buat Produknya Tembus hingga Pasar Global
-
BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR Bawa UMKM Kopi Tembus Pasar Internasional
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026