Suara.com - Seorang suami tega menghabisi nyawa istrinya sendiri di hadapan anaknya yang masih balita. Pria tersebut diketahui bernama Nando Kusuma Wardana (24). Ia menghabisi nyawa sang istri, Mega Suryani Dewi (24) pada Kamis (7/9/2023).
Pembunuhan tersebut terjadi di rumah kontrakan pasangan suami istri tersebut yang terletak di Jalan Cikedokan, Sukadanau, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Perbuatan keji tersebut dilakukan di depan kedua anaknya yang masih dalam usia balita, masing-masing berusia 3,5 tahun dan 8 bulan.
Berikut ini sosok Nando Kusuma Wardana yang tega habisi nyawa istri di depan anak-anaknya.
Nando Kusuma Wardana merupakan pria asal Cikarang Barat. Nando lahir pada 1999 dan kini berusia 24 tahun.
Nando adalah alumni SMKN 1 Cikarang Barat dan lulus pada tahun 2017.
Pasangan itu menikah pada 11 Februari 2022. Nando mencantumkan identitasnya di LinkedIn sebagai Instruktur di LPK Indah Hade Karya, Bekasi.
Lulusan SMK jurusan Teknik Otomotif ini juga memiliki pengalaman bidang manufaktur kendaraan roda 4 dengan spesialisasi painting. Nando turut pernah bekerja sebagai Operator Produksi Spray Painting selama 2 tahun.
Kronologi Kasus
Kasus tersebut bermula ketika Nando dan Mega menjemput kedua anaknya di rumah Ibunda Mega, Linda pada Kamis (7/9/2023). Menurut keterangan Linda, Nando dan Mega kemungkinan bertengkar setelah menjemput anak mereka di rumah Linda.
"Mungkin pulang dari sini mereka cekcok, dan tetangga juga sempat dengar, katanya Mega ngomong 'gue capek bayarin utang lu terus', terus ada suara tembok enggak tahu suara apaan, abis itu sudah enggak ada suara lagi," tutur Linda.
Baca Juga: Dramatis! FC Bekasi City Raih Kemenangan di Pekan Pertama Pegadaian Liga 2: King Eze Hat-trick
Nando diduga melakukan penganiayaan menghabisi istrinya sendiri di depan anak-anak mereka. Hal tersebut diketahui karena ditemukan luka lebam pada jenazah Mega.
Selain itu, ditemukan luka terbuka pada leher jenazah Mega yang diyakini akibat senjata tajam. Setelah menghabisi nyawa Mega, Nando kemudian membersihkan jenazah Mega dan memandikannya.
Setelah membersihkan jenazah istrinya, Nando membersihkan bekas darah di rumah kontrakan mereka dan membersihkan pakaian jenazah mega. Jenazah Mega kemudian dibaringkan di atas tempat tidur dengan tanpa busana hanya ditutup selimut hingga ke leher.
Nando mengantarkan kedua anaknya ke rumah Ibunda Mega, Linda. Nando kemudian menyerahkan diri ke kantor polisi.
Berdasarkan keterangan Linda, Mega bercerita kepada dirinya bahwa Nando sering berbohong. Hal tersebut yang membuat Mega kesal pada Nando.
"Tetapi yang diberantemin tuh kadang-kadang yang Mega suka marah Nando tuh suka bohongnya. Misal Nando pinjam duit, ketahuan sama Mega terus nanya ke temannya Nando. Si Nando kukuh bilang enggak pinjam duit, padahal iya. Banyak lah sudah kenyataan bohong, tetapi si Nando gak mau mengaku," kata Linda.
Kakak dari Mega, Deden memberikan informasi bahwa beberapa waktu yang lalu, Nando pernah dilaporkan oleh Mega atas tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
"Beberapa bulan sebelum kejadian ini, Mega sudah sempat cekcok lah, sudah buat pengaduan ke kantor polisi, sudah visum juga, sudah selesai semua, sudah keluar juga hasilnya," ucap kakak Mega, Deden.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
Dramatis! FC Bekasi City Raih Kemenangan di Pekan Pertama Pegadaian Liga 2: King Eze Hat-trick
-
Cara Keji Nando Bunuh Sang Istri di Cikarang: Ditampar, Diseret, Digorok dengan Pisau Dapur
-
Suruhan Pasutri-Dibayar Rp2 Juta, Pria di Rokan Hilir Nekat Habisi Nyawa Warga
-
5 Fakta Horor Suami Bunuh Istri di Depan Anak: Sempat Curhat di Medsos Mau Dibunuh
-
Sidang Vonis Ditunda, Keluarga Angela Menanti Hukuman Mati untuk Ecky Listiantho
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk
-
Pengeroyokan Sopir Truk oleh Petugas Bea Cukai Batam, Komisi III DPR: Tangkap Semua Pelaku!
-
Tersangka Narkoba, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Terancam Pidana Seumur Hidup
-
Fakta Baru CCTV: Korban Kecelakaan Maut Transjakarta di Pondok Labu Sempat Sempoyongan
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029