Suara.com - Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan peringatan yang sering dilakukan oleh umat muslim untuk menghormati hari lahirnya Nabi Agung MUhammad SAW. Ada banyak sekali tradisi yang dilakukan oleh umat Islam untuk memperingatinya. Seperti pada umunya yaitu dengan membaca sholawat bersama-sama, tadarus Al-Qur’an, berpuasa, dan masih banyak lagi lainnya.
Meski demikian, banyak orang yang ingin tahu seperti apa cerita Maulid Nabi Muhammad SAW singkat? Simak uraian lengkapnya di bawah ini.
Cerita Maulid Nabi Muhammad SAW Singkat
Maulid Nabi adalah suatu peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai manusia paling mulia. Beliau lahir di Makkah dan berasal dari keluarga Bani Hasyim. Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin, pada 12 Rabiul Awal Tahun Gajah. Menurut Imam al-Suyuti, seorang raja pertama yang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah Raja Al-Mudhoffar Abu Sa`id Kukburi ibn Zainuddin Ali bin Baktakin (549 H – 630 H).
Tidak tanggung-tanggung, raja ini merayakan Maulid Nabi dengan mengeluarkan sekitar 300.000 dinar untuk bersedekah. Misinya adalah untuk memupuk semangat juang dengan bacaan sya’ir dan karya sastra yang mengisahkan kelahiran Rasulullah SAW.
Karya yang paling tersohor saat itu adalah karangan Syeikh Al-Barzanji yang menceritakan tentang sejarah kelahiran Rasulullah SAW dalam bentuk prosa dan juga puisi. Karya yang saat ini lebih akrab disebut Barzanji bahkan masih terus dibacakan dalam momentum peringatan maulid Rasulullah SAW.
Sementara itu, sejarah peringatan Maulid Nabi di Indonesia sendiri mulai berkembang di era Wali Songo atau sekitar 1404 Masehi. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilakukan guna menarik hati masyarakat supaya memeluk agama Islam.
Oleh karenanya, perayaan Maulid Nabi dikenal dengan sebutan Gerebeg Mulud karena tradisi masyarakat merayakan Maulid Nabi dengan cara mengadakan upacara nasi gunungan. Dan sejak saat itu, masyarakat menggelar tradisi memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW. Di kalangan pesantren, para Kiai biasa memperingati Maulid Nabi dengan hanya membacakan sajak-sajak Barzanji tanpa dilengkapi dengan ceramah.
Hikmah memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW
Baca Juga: Maulid Nabi 2023 Tahun Berapa Hijriyah? Simak Jadwal Peringatan Hari Penting Islam
Banyak hikmah yang bisa diambil jika seorang Muslim merayakan momen kelahiran Nabi Muhammad (Maulid Nabi) Beberapa hikmah tersebut di antaranya adalah sebagai berikut ini:
- Sebagai salah satu bentuk pembuktian cinta umat muslim kepada Nabi Muhammad SAW.
- Sebagai salah satu bukti penghormatan umat islam kepada Nabi Muahmmad SAW.
- Mempelajari dan mengimplementasikan sifat-sifat terpuji yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW.
- Meningkatkan kualitas dan kuantitas bersholawat.
- Meningkatkan rasa syukur sebagai umat Nabi Muhammad SAW.
Sejarah dan cerita Maulid Nabi Muhammad SAW singkat di atas hendaknya dapat meningkatkan kecintaan sebagai umat Muslim kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, setiap umat Muslim yang mempelajari sejarah kelahiran beliau semoga berkesempatan untuk mendapatkan banyak hikmah atas momentum perayaan tersebut.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Maulid Nabi 2023 Tahun Berapa Hijriyah? Simak Jadwal Peringatan Hari Penting Islam
-
35 Banner Maulid Nabi 2023 Desain Terbaru, Download Gratis di Link Ini
-
40 Poster Maulid Nabi Muhammad SAW 2023 Terbaru dengan Desain Keren Kekinian
-
Apakah Ada Cuti Bersama Maulid Nabi 2023? Catat Hari Libur Sesuai SKB 3 Menteri
-
Khutbah Jumat Maulid Nabi Muhammad SAW Lengkap dengan Dalilnya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Prabowo Tiba di Gorontalo, Langsung Tinjau Kampung Nelayan Leato Selatan
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara