Suara.com - Polisi menggerebek tiga rumah produksi film porno yang dibintangi Siskaeee dan Virly Virginia. Dua dari tiga markas pembuatan film esek-esek itu terletak di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Kedua rumah tersebut bernama Studio KBB, dan Karya Bintang Studio berada di RR 9 dan hanya berbeda RT. Studio KBB terletak di RT 01, sementara Karya Bintang Studio berada di lingkungan RT 12.
Pantauan Suara.com di lokasi, nasib ruko yang disulap menjadi rumah produksi ini juga berbeda.
Hingga saat ini, Karya Bintang Studio masih tertutup rapat, bahkan debu tebal bersarang di halaman ruko tersebut. Sementara KBB studio kini telah beralih fungsi menjadi konveksi.
Penyewa ex KBB studio, Agus mengatakan, baru sebulan terakhir pindah ke ruko berlantai dua tersebut.
Sebelum menempati ruko bernomor 2B itu, Agus mengetahui tempatnya dulu merupakan agensi, perekrutan untuk artis.
"Saya denger dari tetangga dan pemilik ruko tempat ini tadinya kantor perekrutan calon artis sinetron," kata Agus di lokasi, Selasa (12/9/2023).
Agus mengaku, sebelum mengontrak ruko tersebut, dirinya mengaku tidak terlalu mendetail. Bahkan tak ada tanda khusus, jika tempat tersebut merupakan rumah produksi pembuatan film porno.
"Ketika saya survei dan menempati, pokoknya ruko sudah kosong dan bersih enggak terlalu detail lah," katanya.
Baca Juga: Daftar Kontroversi Siskaeee: Terlibat Produksi Film Porno Keramat Tunggak
Sebelumnya, Polda Metro Jaya membongkar rumah produksi film porno di Jakarta Selatan.
Dalam kasus ini, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah
Irwansyah, JAAS, AIS, AT dan ET. Irwansyah berperan sebagai sutradara sekaligus admin dan pemilik website.
Kemudian JAAS berperan sebagai kameramen. AIS berperan sebagai editor. AT berperan sounds engineering. Sedangkan ET berperan sebagai sekretaris merangkap pemeran perempuan dalam film dewasa.
Para pelaku total telah memproduksi 120 judul film. Salah satunya berjudul Kramat Tunggak yang diperankan Selebgram Siskaeee dan Virly Virginia. Selain Siskaeee dan Virly Virginia, ada artis perempuan lain yang diduga kerap dipakai oleh rumah produksi film dewasa ini.
Beberapa di antaranya berinisial CN, SE, E, BLI, M, MGP, S, J, ZS dan AB. Sedangkan artis pria yang kerap dipakai di antaranya berinisial BP, P, UR, AG, dan RA.
Artis atau selebgram tersebut mendapat bayaran berkisar Rp10 hingga Rp15 juta per judul film.
Berita Terkait
-
Jumat Besok, Polisi Periksa Siskaeee dan Virly Virginia Terkait Kasus Produksi Film Porno
-
Siapa I Pemilik Rumah Produksi Film Porno di Jaksel? Raup Keuntungan Capai Rp500 Juta
-
Ada Adegan Siskaeee Salat Sebelum Berhubungan Intim di Keramat Tunggak
-
Kini Bakal Diperiksa Polisi, Siskaeee Selalu Bawa Sex Toys Saat Bepergian
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Tim SAR Lebanon Jadi Korban Rudal Israel saat Misi Penyelamatan Sipil
-
Misteri Kasus Andrie Yunus: Tak Ada SP3 Polda Metro, Tapi Masuk Sidang Militer
-
Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029: Kalau Bisa Lebih Dulu, Kita Kerja Cepat
-
Prabowo Dijadwalkan Hadir di Puncak Peringatan Hari Buruh, Ini yang Bakal Ditegaskan
-
Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah
-
Minta Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyidikan, TAUD Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Andrie Yunus
-
Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!
-
Kunker ke Tiga Negara, Gubernur Pramono Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030