Suara.com - Warga RT 12/9, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dibuat heboh dengan penggerebekan sebuah ruko yang disulap menjadi rumah produksi film porno. Rumah produksi tersebut dinamai Bintang Karya Studio di Jalan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Ketua RT 12/9, Sutarno mengatakan, dirinya tidak habis pikir setelah kecolongan. Pasalnya para kru mengaku jika mereka memproduksi film pendek untuk Youtube yang bergenre horor komedi.
Bahkan, Sutarno mengaku saat itu sempat melihat salah seorang pemeran mirip komedian Aziz Gagap.
“Kayanya sih film-film lucu, karena ada Azis Gagap KW, dia pakai pakaian pocong, pakai kapas,” kata Sutarno di kediamannya, Selasa (12/89/2023).
Sutarno menyebut ruko tersebut mulai menjadi rumah produksi dan kerab melakukan syuting di perkampungan warga sejak Januari 2023 lalu.
Namun Sutarno mengaku tidak tahu sampai kapan kontrak tersebut berlangsung.
“Saya tahunya dari Januari, tapi sampai kapannya gak tahu karena saya ga dilibatkan soal kontrak itu,” ucap Sutarno.
Ia juga mengkalim jika tidak ada wanita berpakaian seksi saat proses syutimg di perkampungan berlangsung. Saat itu ia hanya melihat pemain prianya.
“Kalau perempuan saya gak lihat, saya lihatnya laki-laki aja,” ungkapnya.
Baca Juga: Suasana Karya Bintang Studio, Lokasi Syuting Video Porno di Jaksel yang Sempat Digerebek Polisi
Sutarno menyebut, sejak 10 tahun ruko tersebut berdiri, tempat tersebut sudah berganti-ganti usaha, mulai dari salon mibil hingga toko plastik.
“Sebelumnya pernah jadi warung klontong, toko plastik, salon mobil untuk detailing juga pernah,” katanya.
Selain membuat film pendek, Sutarno menuturkan rumah produksi tersebut juga kerab memproduksi iklan.
“Berdasarkan pesanan orang aja,” katanya.
Rumah produksi itu sendiri, mulai terhenti sejak 4 bulan terakhir. Tidak tahu alasan apa yang membuat produksi tersebut terhenti.
“Empat bulan terakhir, itu perginya gak izin. Kita juga gatau itu ada berapa orang yang tinggal disitu,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Kerap Lihat Wanita Berpakaian Seksi di Rumah Produksi Film Porno Jagakarsa, Warga: Cakep-cakep
-
Tergiur Keuntungan Besar, Motif Irwansyah Banting Setir Jadi Sutradara Film Porno
-
Tahu Bayaran Pemain Bokep Kelas Bintang Cuma Rp10 Juta, Vicky Prasetyo: Mending Saya Gaji buat di Kamar
-
Suasana Karya Bintang Studio, Lokasi Syuting Video Porno di Jaksel yang Sempat Digerebek Polisi
-
Biodata dan Agama Siskaeee: Jadi Pemeran Film Dewasa dari Rumah Produksi di Jaksel
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis
-
'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai
-
Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional
-
Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta
-
Pegawainya Terjaring OTT KPK, Pengawasan Internal BPK Dinilai Gagal Total
-
IKN Tidak Urgent! DPR Diminta Tolak Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun
-
Siasat Penjual Es Teh di Demak Jadi Kedok Edarkan Sabu, Ternyata Residivis dan DPO!
-
Pramono Respons Demo Mahasiswa di HI: Silakan Protes, Jangan Rugikan Publik