"Kami melakukan launching untuk penyaluran bantuan pangan yang serentak dilaksanakan oleh Bapak Presiden dan untuk di Jawa Timur terdapat sekitar 3,4 juta KPM, kita salurkan sekitar 34.000 ton beras yang akan disalurkan untuk bulan September, Oktober, hingga November," jelasnya.
Ermin juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Mojokerto dalam pelaksanaan kegiatan ini, sebagai upaya mengendalikan inflasi di Kabupaten Mojokerto, sehingga tidak hanya masyarakat yang berperan aktif dalam menstabilkan harga, akan tetapi seluruh ASN dilingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga turut berpartisipasi dalam mengendalikan inflasi di Bumi Majapahit.
"Ini adalah upaya strategis yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengintegrasikan dengan program-program dalam rangka pengendalian harga khususnya harga beras medium yang ada di Kabupaten Mojokerto," pungkasnya.
Setelah meresmikan gerakan beli beras kualitas premium lokal bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan karyawan di lingkup pemerintah Kabupaten Mojokerto. Bupati Ikfina juga membeli beras kualitas premium melalui aplikasi Tumbas dengan melakukan sistem COD.
Setelah itu, Bupati Ikfina bersama jajaran Forkopimda juga mengunjungi langsung gudang penggilingan dan penyimpanan beras PT. Sari Tani Indonesia Group di Pekukuhan, Kecamatan Mojosari.
Serta meninjau langsung operasi pasar murah di pasar Mojosari sebagai upaya Pemkab Mojokerto dalam mengendalikan Inflasi. Diketahui, pada pelaksanaan pasar murah di Mojosari, masyarakat bisa membeli beras jenis IR 64 dengan kualitas medium dengan harga Rp61 ribu per 5 kg.
Sedangkan gula pasir dijual dengan harga Rp.13.500, minyak goreng Kita berharga Rp13.500. Sementara telur ayam berharga Rp25 ribu, dan daging ayam mulai dari harga 24 ribu per pack.
Berita Terkait
-
Bupati Ikfina Minta Masyarakat Gunakan Hak Suara dengan Baik Pada Pemilu 2024
-
Bupati Ikfina Hadiri Peringatan Hardiknas 2023, Pemkab Mojokerto dan UNICEF Kerja Sama Tangani ATS
-
Gandeng KPM, Bupati Ikfina Siap Turunkan Angka Stunting di Mojokerto
-
Bupati Ikfina: Kegiatan P2L oleh KWT Bisa Atasi Masalah Ketahanan Pangan di Mojokerto
-
Untuk Lindungi Keamanan Siber Masyarakat, Bupati Ikfina Luncurkan MojokertoKab-CSIRT
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok