Suara.com - Seorang pria tewas setelah tersambar kereta di perlintasan wilayah Cengkareng, Jakarta Barat pada Kamis (21/9/2023). Kejadian tersebut membuat warga yang berada di sekitar perlintasan terkejut.
Seorang pengemudi ojek online (ojol) Yanwar mengatakan, saat kejadian, korban sedang melintas di perlintasan tel kereta api.
Ketika itu korban hendak ke warung, namun saat melintas di perlintasan tidak melihat-lihat kereta yang datang.
"Korban jadi lagi, lagi jalan ke warung Madura. Korban juga parkir di pecel lele, jadi nyari jalan cepat lewat samping rel kereta api," katanya saat dihubungi, Kamis (21/9/2023).
Tanpa melihat dari kedua arah perlintasan, korban langsung saja melintas. Akhirnya, ia tertabrak kereta yang melintas.
Saat itu, Yanwar mengatakan, ada dua kereta yang melintas. Satu kereta melintas dari arah Tangerang, satu kereta lainnya melintas menuju Tangerang.
"Jadi korban kena untuk kereta yang dari Tangerang,” ungkapnya.
Saat ini korban belum diketahui identitasnya, lantaran pihak kepolisian masih melakukan penangangan terhadap korban.
Baca Juga: Nekat Menerobos Perlintasan Kereta Api, Pemotor Ini Ditendang dan Dipukul Petugas Jaga
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua