Suara.com - Dua kelompok remaja di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur terlibat tawuran. Peristiwa saling serang antarremaja itu terekam kamera amatir hingga viral di media sosial.
Dilihat dalam video yang diunggah akun Instagram, @faktajakarta, aksi tawuran itu terjadi di bawah jembatan layang Kampung Melayu, Jaktim.
Tampak, remaja yang terlibat tawuran itu menenteng berbagai jenis senjata tajam seperti celurit dan parang berukuran jumbo. Mereka pun tampak berlarian ke arah kelompok lain.
Dalam video berdurasi singkat itu, tampak salah satu pria yang menggunakan sweater warna hitam menyabet musuh tawurannya dengan celurit berukuran besar.
Berdasar narasi dalam unggahan itu, peristiwa tawuran di bawah Flyover Kampung Melayu itu terjadi pada Minggu (24/9/2023) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Kanit Reskrim Polsek Jatinegara, AKP Ibnu Chairul turut menanggapi soal video tawuran yang viral di media sosial itu.
Dia mengklaim jika polisi sebelumnya sudah melakukan pengamanan di lokasi yang biasa terjadi tawuran antarkelompok pada Sabtu (23/9) atau malam minggu. Petugas juga diklaim berjaga hingga subuh.
“Kemarin saya jaga di sana. Sempat ada penebalan juga, karena memang kan malam minggu,” kata Ibnu, kepada Suara.com, lewat sambungan telepon WhatsApp, Senin (25/9/2023).
Ibnu mengatakan, selama pihaknya berjaga, tidak ada tawuran yang pecah di wilayah Kampung Melayu.
Baca Juga: Tawuran Kelompok Pelajar Bawa Sajam Pecah di Pesanggrahan, Warga Sampai Panik Cari-cari Suaminya
Saat itu, lanjut Ibnu, sempat ada letupan petasan yang memancing para warga untuk keluar rumah. Namun, tidak ada peristiwa saling serang antar dua kelompok.
“Ada yang pasang petasan, saat itu warga sempat pada keluar. Namun, saya cegah dan mereka pada masuk rumah lagi,” jelas Ibnu.
Berita Terkait
-
Tawuran Kelompok Pelajar Bawa Sajam Pecah di Pesanggrahan, Warga Sampai Panik Cari-cari Suaminya
-
Tawuran di Johar Baru Kembali Pecah, Polisi Belum Pastikan Sebagai Pengalihan Isu Masuknya Narkoba
-
Polisi Dalami Penggunaan Bom Molotov Saat Tawuran Dekat Kantor Wali Kota Jaktim
-
Pelaku Tawuran di Jakpus Mayoritas Positif Narkotika, Paling Banyak Pemakai Ganja dan Tembakau Gorila
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Polemik KIP Kuliah Gara-Gara Desil Berubah, Gus Ipul Pastikan Masih Ada Jalan bagi Mahasiswa
-
Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?
-
Darurat Korupsi! Golkar Desak Evaluasi Total Rekrutmen Kepala Daerah Usai OTT Beruntun
-
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
-
Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul
-
Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU