Suara.com - Kaesang Pangarep menyampaikan pidato perdananya sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2023). Setelah menyampaikan pidato yang panjang, Kaesang mengaku lelah.
Hal itu dilontarkan sebagai bentuk guyon yang diselipkan dalam pidatonya. Celetukan itu disisipkan Kaesang di akhir-akhir pidatonya.
"Saya rasa cukup segitu saja saya sudah capek. Semoga apa yang kita lakukan mendapat ridho dan restu dari Allah," kata Kaesang dikutip Suara.com, Selasa (26/9/2023).
"Pokoknya selamat berjuang semuanya, berjuang bareng-bareng, semangat buat Pemilu 2024," sambungnya.
Setidaknya ada enam poin yang disampaikan Kaesang dalam pidatonya. Saat menyampaikan poin keenam, putra bungsu Presiden Joko Widodo atau Jokowi tersebut juga mengeluh capek berpidato.
"Ini terakhir, keenam, saya juga sudah capek di sini," keluhnya.
Poin keenam yang disampaikan Kaesang ialah harapannya terhadap partai berlambang mawar pasca resmi dipimpinnya. Ia berharap PSI bisa lolos ke Senayan dengan mengantongi ambang batas parlemen atau parlementary threshold sebesar 4 persen.
Selama ini, PSI kerap mendapatkan parlementary threshold 2 persen.
"Target saya ya, insya Allah PSI lolos parlementary threshold 4 persen dan fraksi PSI akan ada di Senayan di 2024 nanti," tegasnya.
Baca Juga: Belum Umumkan Bakal Capres Jagoan PSI, Kaesang Pangarep: Sabar Toh, Ojo Kesusu
Menurut Kaesang, target suara PSI ialah dari para pemilih yang muda serta nasionalis.
Ia tidak masalah dengan usia pemilih asalkan jiwanya tetap muda.
"Enggak apa-apa tua umur sedikit, yang penting jiwanya muda. Mereka kaum nasionalis yang bosan dengan praktik korupsi, praktik diskriminasi," tuturnya.
Berita Terkait
-
Pidato Kaesang Buat Anak-anak Muda: Politik Adalah Jalan Ninja Kita
-
Kaesang Minta Restu ke Jokowi: Izinkan Saya Menempuh Jalan Sendiri Pak...
-
Kaesang: Terus Terang, Saya Masuk Politik Inspirasinya Bapak Saya
-
Kaesang Pangarep Resmi Jadi Ketua Umum Baru PSI Gantikan Giring
-
Jokowi Tak Ada saat Pengukuhan Kaesang Jadi Ketua Umum PSI: Izinkan Saya Menempuh Jalan Sendiri Pak...
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu