Suara.com - Menjelang pelaksanaan ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-Inclusive Development and Partnership Beyond 2025 di Kota Makassar, Kemensos terus melakukan persiapan.
Salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos , Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Bogor, melakukan penyiapan sarana di lokasi kegiatan. Gerak cepat merupakan tindak lanjut arahan Menteri Sosial, Tri Rismaharini dalam kesempatan sebelumnya.
Salah satu lokasi yang akan dikunjungi para peseta AHLF, yaitu Taman Purbakala Leang-leang Geopark Maros-Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.
“Tim dari STIS sudah mengukur dan memetakan di beberapa titik. Kami akan memasang beberapa sarana pendukung sehingga aksesibel bagi peserta. Dengan sarana yang akan diinstalasi diharapkan memudahkan peserta. Kami juga menyediakan toilet pertable,” kata Kepala STIS M.O Royani di Maros, Selasa (26/9/2023).
Sebelum ke lokasi Taman Purbakala Leang-leang Geopark, Kepala STIS dan tim melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maros, Kepala Dinas Pariwisata, Camat, serta Kepala Desa setempat.
“Ini hajatan besar tidak hanya Kemensos, tapi membawa nama Indonesia di kancah dunia yang pelaksanaannya melibatkan banyak pihak terkait agar acara bisa berjalan dengan sukses serta lancar, ” kata Oni.
Sebelumnya, Mensos menyatakan bahwa perhelatan AHLF menjunjung semangat keberpihakan negara-negara ASEAN terhadap para penyandang disabilitas.
"No one left behind, jadi tidak ada seorang pun yang tertinggal termasuk disabilitas," tandas Mensos.
Perhelatan ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-Inclusive Development and Partnership beyond 2025 akan digelar di Kota Makassar, Prov Sulawesi Selatan, pada 10 – 12 Oktober 2023.
Baca Juga: Kemensos Hadirkan Solar Home System ke Kepulauan Mapia, Warga Bersuka Cita
Forum tingkat tinggi tentang Penyandang Disabilitas ini akan dihadiri 200 peserta dari perwakilan Badan Sektor ASEAN, organisasi terafiliasi ASEAN, organsiasi penyandang disabilitas, mitra wicara ASEAN, dan akademisi.
Kemensos menjadi tuan perhelatan tersebut, terus melakukan berbagai persiapan terutama sarana untuk mendukung aksesibilitas bagi peserta yang sebagian besar penyandang disabilitas.
Diagendakan pada 12 Oktober, para delegasi melakukan site visit ke UPT Kemensos, Sentra Wirajaya di Makassar sebagai salah satu best practice penanganan disabilitas yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.
Sebagai tuan rumah, Kemensos menjadikan ajang AHLF untuk memperkenalkan sejarah dan objek wisata yang ada di Kota Makassar dan sekitarnya. Salah satunya dengan menggelar welcome dinner di Fort Rotterdam yang merupakan objek wisata bersejarah.
Melalui pertemuan tersebut, juga akan meneguhkan penguatan kerja sama di Kawasan Asia Tenggara melalui proyeksi kerjasama dan kemitraan yang efektif dalam isu pembangunan yang inklusif disabilitas.
Berita Terkait
-
Tarif Jalan Tol di Kota Makassar Naik 29 September, Begini Besaran Kenaikannya
-
Jadi Tuan Rumah Forum Disabilitas ASEAN, Risma Siap Perkenalkan Sejarah Kota Makassar
-
Puskesmas di Kota Makassar Mulai Kesulitan Air Bersih
-
7 Lapangan Badminton Terbaik di Makassar, Tarif Terjangkau dan Kontak yang Bisa Dihubungi
-
Kemensos Hadirkan Solar Home System ke Kepulauan Mapia, Warga Bersuka Cita
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar