Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep meminta nasihat dan dukungan dari Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom.
"Kami sebagai anak muda masih membutuhkan nasihat yang banyak, bimbingan dan dukungan," katanya saat pertemuan di Graha Oikoumene, Jakarta, Selasa.
Kaesang mengakui banyak yang tidak yakin kepada PSI karena hanya sebatas partai kecil di Indonesia.
"Tetapi kami harus yakin, bahwa kami bisa membawa perubahan untuk dunia baru," ujarnya.
Putra bungsu Presiden Jokowi itu menjelaskan saat ini PSI fokus pada program untuk melawan intoleransi dan pencegahan korupsi di Indonesia.
Kaesang pun menegaskan para anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota dari PSI memegang teguh komitmen untuk tidak melakukan korupsi sampai mereka tidak menjabat lagi.
Sementara itu, Ketua Umum PGI Pendeta Gomar Gultom mengatakan pertemuan itu merupakan hal yang sangat istimewa dan menjawab beberapa kegalauan politik saat ini.
"Saat ini PSI dengan suasana baru, para anak muda yang membawa kesantaian tanpa melupakan keseriusan," ungkapnya.
Menurut Gomar, perjalanan PSI masih panjang dan membawa harapan masyarakat untuk pembangunan politik dan demokrasi di Indonesia.
Baca Juga: Ogah Dianggap Setara dengan PSI, PDIP Disebut Pasang Mode Jaim ke Kaesang
Dia juga menitipkan pesan kepada PSI untuk melawan intoleransi dan perilaku korupsi yang dapat menenggelamkan bangsa Indonesia.
Dalam pertemuan itu, para elite PSI juga mendengarkan saran dan masukan dari perwakilan dan pengurus PGI terkait situasi kekinian kehidupan beragama di Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
-
Ogah Dianggap Setara dengan PSI, PDIP Disebut Pasang Mode Jaim ke Kaesang
-
Baru Sepekan Jadi Ketum PSI, Kaesang Tegaskan Bakal Rampas Aset Kader PSI yang Korupsi
-
Dipanggil Kaesang oleh Ibu-ibu saat Rakernas PDIP, Gibran Cuma Bisa Mesem: Beda Partai, Bu!
-
Puan Tak Sabar Pengin Ketemuan dengan Kaesang; Ayo Ketemuan Yuk, Udah Ditungguin Nih
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua