David Pohan menjelaskan tugas kliennya hanyalah menertibkan dan mendisiplinkan waktu. Hal ini dilakukan untuk mematuhi perintah lisan dari CEO.
David menyebut bahwa Sarah mendapatkan perintah langsung dari CEO untuk melakukan body checking. Ia membantah bahwa proses body checking atas inisiasi kliennya.
Dalam kesempatan ini, ia juga mempertanyakan mengapa hanya beberapa orang finalis Miss Universe yang diperiksa, serta mengapa kliennya ditetapkan sebagai tersangka.
David mengungkapkan bahwa pihaknya keberatan Sarah ditetapkan sebagai tersangka. Pihakya juga meminta agar CEO Miss Universe segera ditetapkan sebagai tersangka.
Sementara itu, Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, tersangka Sarah telah memerintah para finalis membuka baju dan terlibat dalam sesi pemotretan tanpa busana.
Kombes Hengki juga mengungkap bahwa tersangka Sarah melontarkan hinaan yang merendahkan martabat para finalis pada saat body checking dilakukan.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
COO Miss Universe Indonesia Bersumpah Tak Lakukan Pelecehan ke Finalis
-
Jadi Tersangka Pelecehan Seksual, COO Miss Universe Indonesia 'Nyanyi': CEO Juga Harusnya Terseret
-
COO Miss Universe Indonesia Bantah Perintahkan Finalis Lucuti Baju Saat Body Checking
-
Kaget Jadi Tersangka, COO Miss Universe Indonesia Bersumpah Tak Melecehkan Finalis
-
Profil dan Biodata Sarah Hendrapraja, Tersangka Kasus Pelecehan Miss Universe Indonesia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara