Suara.com - Satreskrim Polresta Bogor, Jawa Barat, mulai mencocokkan terduga wajah pelaku pembunuhan siswi SMK Baranangsiang, Yubelia Noven Cahya Rejeki (18), hasil penajaman bukti kamera pengawas (CCTV) dengan data kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil).
Noven merupakan korban penusukan oleh seorang pria remaja yang terekam dalam kamera pengawas milik warga di sekitar tangga Masjid Raya Perumahan, Jalan Riau, RT002/RW003, Kelurahan Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, pada tanggal 8 Januari 2019.
"Penajaman CCTV sudah ada hasilnya. Sekarang dalam tahap pencocokan di dinas-dinas dukcapil," kata Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/10/2023).
Penajaman rekaman kamera pengawas itu dilakukan oleh Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Pusinafis).
Satreskrim Polresta Bogor Kota membuka kembali kasus penyelidikan kasus pembunuhan Noven setelah kasus tersebut berhenti lebih dari empat tahun. Sebelumnya, Polresta Bogor Kota juga sempat mendapat bantuan dari FBI untuk mengungkap kasus tersebut.
Kasus pembunuhan tersebut kembali menjadi pembahasan di media sosial karena sebagian warganet meyakini pelaku seharusnya bisa terungkap dan ditangkap karena terdapat bukti berupa rekaman kamera pengawas.
Rizka mengatakan penyelidikan kasus pembunuhan terhadap Noven itu terus mengalami kemajuan dalam hal identifikasi bukti gambar kamera pengawas. Polisi menyatakan bukti rekaman kamera pengawas tersebut beresolusi rendah, sehingga perlu dilakukan penajaman oleh Pusinafis.
Dia menambahkan wajah terduga pelaku secara deteksi elektronik lemah karena resolusi kamera pengawas tersebut rendah.
Dengan penajaman gambar pada kamera pengawas, maka wajah pelaku mulai dapat disandingkan dengan beberapa wajah yang ada di dalam data kependudukan untuk menemukan identitas pelaku.
Polisi juga akan memanggil kembali saksi-saksi yang pernah berpapasan dengan pelaku sebelum kejadian penusukan.
Baca Juga: Viral dan Jadi Sorotan Publik, Kasus Noven Kembali Dibuka Polisi, Ini Respon Ayah Korban
"Saksi yang pernah berpapasan akan kami panggil kembali untuk dimintai keterangan kembali. Bisa saja menguatkan hasil penajaman CCTV, bisa jadi menyatakan bukan itu diduga pelaku yang ia lihat," ujar Rizka Fadhila.
Dalam rekaman kamera pengawas maupun keterangan beberapa saksi yang sempat berpapasan dengan terduga pelaku, pelaku diduga sudah menunggu korban di ujung gang tempat kejadian perkara, tepatnya di tangga Masjid Raya Perumahan.
Dalam rekaman tersebut, terduga pelaku merupakan seorang pria yang mengenakan baju lengan pendek berwarna biru dan celana panjang hitam. Pelaku diduga menikam dada sebelah kiri korban Noven dengan senjata tajam berupa badik. Penikaman itu terjadi pukul 15.55 WIB.
Korban diketahui bernama Yubelia Noven Cahya Rejeki, seorang siswi kelas XII Jurusan Busana SMK Baranangsiang, kelahiran Bandung, 30 November 2000. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Viral dan Jadi Sorotan Publik, Kasus Noven Kembali Dibuka Polisi, Ini Respon Ayah Korban
-
4 Tahun Jadi Misteri, Dua Saksi Pembunuhan Noven Menghilang
-
Babak Baru Kasus Noven: Polisi Kantongi Identitas Pelaku, Ungkap Peretasan
-
Menengok Lagi Kasus Andriana Noven, 4 Tahun Berlalu Kini Masuk Babak Baru
-
Babak Baru Kasus Pembunuhan Noven, Kapolres Kembali Panggil Personel Lama dan Bentuk Tim Khusus
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang