Suara.com - Keluarga mendiang Andriana Yubelia Noven Cahya (18) tak lama lagi akan mendapatkan keadilan atas pembunuhan terhadap putrinya tersebut.
Kasus Noven yang sempat mati suri empat tahun yang lalu kini memasuki babak baru. Polisi kini mengaku telah mengantongi identitas pelaku kasus pembunuhan Noven.
Adapun Noven ditusuk orang tidak dikenal di Jalan Riau, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat pada 8 Januari 2019 lalu.
Kepolisian setempat kini kembali serius mengusut kasus Noven hingga pembunuh bisa diadili dan keluarga bisa bernafas lega.
Polisi kantongi identitas pembunuh Noven
Kapolresta Bogor Kota Kombes Bismo Teguh Prakoso kepada wartawan, Sabtu (8/7/2023) mengungkap pihaknya telah mengumpulkan bukti kuat yang mengarah ke sosok pelaku.
Kendati demikian, polisi masih perlu lebih banyak alat bukti untuk menangkap sosok pelaku tersebut.
Terpisah, Satreskrim Polresta Bogor Kota menggelar olah TKP ulang di lokasi pembunuhan Noven.
Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila kepada wartawan, Kamis (6/7/2023) berusaha memastikan agar tak ada data yang terlewat pada pengolahan TKP beberapa tahun yang lalu.
Baca Juga: Geger! Penemuan Mayat Wanita Tanpa Identitas dalam Kontrakan di Cengkareng
Upaya tersebut juga bertujuan agar polisi dapat akhirnya menemukan siapa sosok yang bertanggung jawab dalam kematian Noven.
Rizka dalam kesempatan terpisah, di Mako Polresta Bogor Kota, Rabu (12/7/2023) akhirnya telah mengantongi beberapa alat bukti untuk menetapkan sosok pelaku.
Setidaknya kini polisi telah mengumpulkan dua alat bukti kuat yang mengarah ke pelaku.
Polisi duga pembunuhan berencana
Kombes Bismo juga turut membeberkan bahwa pihaknya menduga ada unsur pembunuhan berencana terhadap Noven.
Ada indikasi bahwa pelaku sengaja menunggu kesempatan emas untuk membunuh Noven selama genap dua hari.
Berita Terkait
-
Geger! Penemuan Mayat Wanita Tanpa Identitas dalam Kontrakan di Cengkareng
-
Ajudan Pribadi Unggah Momen Bersama Ferdy Sambo, Bisa Keluar dari Tahanan?
-
Ajudan Pribadi Unggah Foto Dalang Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Sudah Bebas?
-
Rekonstruksi Pembunuhan Purnawirawan TNI di Ponorogo: Fakta Baru Terungkap!
-
Sakit Hati Dijadikan Budak Seks, Ini 5 Fakta Pria Bunuh Pria di Jakut
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
KPK Pecah Suara? Wakil Ketua Akui Ada Keraguan Tetapkan Tersangka Korupsi Kasus Haji
-
Paradoks Kebahagiaan Rakyat: Ketika Tawa Menutupi Pemiskinan yang Diciptakan Negara
-
Kemendagri Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat BPBD di Seluruh Daerah
-
Guru Besar UNM Soroti Pasal Penghinaan di Era 'Big Bang' Transformasi Hukum 2026
-
Benarkah Rakyat Indonesia Bahagia Meski Belum Sejahtera? Begini Pandangan Sosiolog UGM
-
Tolak Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme, Koalisi Sipil: Berbahaya Bagi Demokrasi dan HAM
-
Survei UGM: 90,9% Masyarakat Puas Atas Penyelenggaraan dan Pelayanan Transportasi Libur Nataru
-
Prabowo Agenda Panen Raya di Karawang, Zulhas dan Bobby Naik Motor
-
Bongkar Total Tiang Monorel Mangkrak Tanpa Ada Penutupan Jalan? Ini Kata Pramono
-
Boni Hargens: Rekomendasi Kompolnas Normatif Saja Soal Reformasi Polri