Suara.com - Pihak kepolisian menutup akses jalan menuju arah Mahkamah Konstitusi (MK) menjelang putusan batas usia capres-cawapres.
Pantauan Suara.com, Senin (16/10/2023) di Jalan Medan Merdeka Barat tepatnya di Bundaran Patung Kuda Arjuna, Jakarta Pusat, akses jalan menuju arah MK ditutup menggunakan beton dan kawat berduri.
Tidak hanya satu, ada dua lapis beton dan kawat berduri yang dipasang polisi di lokasi. Selain itu, pihak kepolisian tampak juga memasang water barrier setinggi dua meter. Sejumlah arapat kepolisian sudah berjaga di titik tertentu.
Akses di Jalan Medan Merdeka Barat dari arah depan Istana Negara juga ditutup oleh aparat kepolisian. Beberapa kendaraan taktis milik polisi juga dikerahkan di sekitar lokasi.
Kekinian di Bundaran Patung Kuda, ada massa aksi yang bernama Aliansi Masyarakat Jakarta Timur menyampaikan aspirasi menuntut MK mengabulkan batas usia capres-cawapres.
Mereka mayoritas menggunakan kaos berwarna putih dan membawa spanduk. Setidaknya terlihat ada tiga mobio komando di lokasi.
Arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka ditutup dari dua arah oleh polisi. Aparat kepolisian merekayasa lalu lintas bagi warga yang melintas dari arah Jalan Budi Kemuliaan dan Jalan MH Thamarin ke arah Jalan Medan Merdeka Selatan.
Sebagai informasi, ribuan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan sidang pembacaan putusan gugatan batas usai capres-cawapres di MK, Jakarta Pusat, Senin.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kekuatan pengamanan yang diterjunkan mencapai 1.992 personel. Mereka merupakan personel gabungan Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga: Deretan Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres Diputus MK Hari Ini: Ada Yang Minta Minimal Umur 21 Tahun
"Personel yang melaksanakan pengamanan sejumlah 1.992 personel gabungan, baik Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat dan TNI serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," kata Trunoyudo kepada wartawan, Minggu (15/10/2023).
Selain itu, aparat kepolisian juga telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas di sekitar Gedung MK untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan. Menurut Trunoyudo rekayasa lalu lintas tersebut masih bersifat situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.
Trunoyudo mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban jelang pembacaan putusan.
Berita Terkait
-
Detik-detik Jelang Putusan MK Soal Usia Capres dan Cawapres, Warga Dilarang Melintasi Jalan Ini
-
Deretan Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres Diputus MK Hari Ini: Ada Yang Minta Minimal Umur 21 Tahun
-
Menanti Putusan Batas Usia Capres-Cawapres Di Gedung MK Hari Ini
-
Putusan Batas Usia Capres-Cawapres Hari Ini, Ribuan Aparat Gabungan Jaga Ketat Gedung MK
-
Tak Peduli Keputusan MK Soal Batas Usia Capres-Cawapres, Arsjad Rasjid: Kita Fokus Menangkan Ganjar
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
Terkini
-
Pembalap Indonesia WorldSSP Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta
-
1.506 Narapidana dan Anak Binaan Dapat Remisi Nyepi 2026, 4 Langsung Bebas
-
Waspada Penipuan! KPK Bantah Ada WA kepada Pimpinan Badan Usaha dari Deputi Korsup
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Bukan Hanya TNI, Legislator PDIP: Kasus Andrie Yunus Bisa Berkembang, Mungkin Pihak Sipil Terlibat
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Komisi III DPR Tekankan Sinergi Polri-TNI Tangani Kasus Andrie Yunus Sesuai KUHAP Baru
-
Tok! Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar
-
Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang