"Atas nama insan MRT Jakarta, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selama ini. Semoga kami bisa terus menjaga kinerja proyek ini sampai dengan selesai, sampai saat pengoperasian nanti," ucapnya.
Dilengkapi Sejumlah Layanan Publik
Fase 2A MRT Jakarta dibangun dengan biaya sekitar Rp 25,3 triliun, melalui dana pinjaman kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Jepang. Berbeda dengan fase 1, fase 2A dibangun sekaligus dengan mengembangkan kawasan stasiun dan kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development/TOD).
Karena itu, MRT Jakarta akan menyiapkan sejumlah program pelayanan publik. Di antaranya, program penarik (pull program) melalui kerja sama dengan operator pengumpan (feeder), event di sekitar stasiun, pariwisata transportasi umum. Selain itu, terdapat juga program kemitraan pembayaran digital, gaya hidup di sekitar stasiun (point of interest), program loyalty, serta game online melalui aplikasi MRT-J.
Program lainnya berkaitan dengan pengalaman pelanggan (customer experience), melalui layanan terbaik berstandar internasional, digitalisasi layanan, kolaborasi komunitas, optimalisasi saluran digital MRT Jakarta, musik di stasiun, dan berbagai fasilitas pendukung di dalam stasiun.
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo menyatakan, MRT Jakarta sebagai sistem transportasi kereta perkotaan pertama di Indonesia telah menjadi katalis perubahan pola pergerakan masyarakat sehari-hari.
MRT Jakarta juga berperan dalam regenerasi kota (city regenerator) melalui pengembangan kawasan berorientasi transit, dengan mengutamakan aspek integrasi antarmoda transportasi umum.
“Seluruh program tersebut merupakan inisiatif MRT Jakarta agar seluruh pengguna jasa MRT Jakarta tidak hanya mendapatkan manfaat sebagai moda transportasi, tapi juga sebagai pengalaman perjalanan,” ujar Tomo dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, revitalisasi kawasan di sekitar stasiun MRT Jakarta yang mengedepankan aspek kenyamanan dan keamanan akses transit merupakan salah satu kunci dalam memberikan pelayanan publik.
Baca Juga: Jakarta Masih Macet Meski ASN Sudah WFH, Pj Gubernur Heru Budi: Jangan Salahin Pemda!
Tomo meyakini, dengan akses transit yang mengutamakan pejalan kaki dan pesepeda, maka penggunaan angkutan umum akan semakin meningkat.
“Dengan menjalankan tugasnya sebagai operator tersebut, PT MRT Jakarta senantiasa mengedepankan layanan yang berstandar internasional, yaitu aman, nyaman, dan andal,” tandas Tomo.
Berita Terkait
-
Inflasi Terkendali dan Ekonomi Jakarta Terus Tumbuh, Pengamat: Koordinasi Jadi Kunci
-
Pj Gubernur DKI Berharap 'Si Merak' Tingkatkan Kualitas Sistem Keuangan DKI Jakarta
-
Masa Jabatan Pj Gubernur DKI Diperpanjang, Ini Sederet Kebijakan Kontroversial Heru Budi
-
Pemprov DKI Mau Bedakan Tarif Tiket Angkutan Umum Tiap Pelanggan, PKB: Dari Tahun Lalu Hanya Wacana
-
Soal Status Jakarta jadi DKJ, Heru Budi: Belum Diputuskan, Masih Dibahas
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!