Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa akibat hujan lebat pada Sabtu (4/11/2023), terjadi genangan air di 22 Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Pada pukul 09.00 WIB, BPBD mencatat bahwa sebelumnya hanya terdapat genangan di 10 RT dan dua ruas jalan, namun sekarang jumlahnya telah bertambah menjadi 22 RT atau sekitar 0,071 persen dari total 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, terdapat satu RT yang tergenang di Kelurahan Rawajati dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter (cm) akibat curah hujan yang tinggi.
Selanjutnya, di Jakarta Timur, terdapat 21 RT yang tergenang di Kelurahan Cililitan, dua di antaranya dengan ketinggian air 20 sentimeter (cm), dan penyebabnya adalah curah hujan tinggi serta meluapnya Kali Baru.
Di Kelurahan Cawang, terdapat 14 RT yang tergenang dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 250 sentimeter (cm), karena curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Ciliwung.
Sementara di Kelurahan Bidara Cina, terdapat tiga RT yang tergenang dengan ketinggian air antara 30 hingga 150 sentimeter (cm), juga akibat curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Ciliwung.
Di Kelurahan Kampung Melayu, terdapat dua RT yang tergenang dengan ketinggian air mencapai 125 sentimeter (cm), karena curah hujan tinggi dan meluapnya Kali Ciliwung.
Dikutip dari Antara, ada beberapa wilayah yang sekarang sudah surut, termasuk dua RT di Kelurahan Cilandak Timur.
Meskipun tidak ada laporan adanya pengungsi, BPBD DKI Jakarta telah memobilisasi personel untuk terus memantau kondisi genangan di setiap wilayah dan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Witan Sulaeman Brace, Persija Jakarta Rusak Pesta Ulang Tahun ke-108 PSM Makassar
BPBD berharap agar personel dapat segera melakukan penyedotan air di wilayah tergenang dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik bersama-sama dengan lurah dan camat setempat, sehingga genangan dapat surut dalam waktu singkat.
Isnawa juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi nomor telepon 112 dalam keadaan darurat, yang dapat diakses secara gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop.
Berita Terkait
-
Persija Tumbangkan PSM, Witan Sulaeman Tebar Ancaman di Putaran Kedua BRI Liga 1
-
Rio Fahmi: Kemenangan atas PSM Awal Perubahan Persija Jakarta
-
Mental Pemain Persija Dipuji Thomas Doll Usai Kalahkan PSM Makassar
-
Thomas Doll Ungkap Faktor yang Bikin Persija Pantas Menang atas PSM Makassar
-
Hasil BRI Liga 1: Witan Sulaeman Brace, Persija Jakarta Rusak Pesta Ulang Tahun ke-108 PSM Makassar
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Terus Melonjak Akibat Kebuntuan Konflik AS-Iran di Selat Hormuz
-
Prabowo Pastikan Ada Kompensasi bagi Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur
-
Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di RSUD Bekasi, Sampaikan Belasungkawa
-
Melania Trump Disebut Janda, Donald Trump Ngamuk: Itu Omongan yang Beracun!
-
KAI: 14 Orang Meninggal Dunia Akibat Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur
-
Dasco Pastikan Korban Argo Bromo Vs KRL Dirawat Maksimal, Ini Daftar Nama yang Meninggal dan Luka
-
MTI Desak Reformasi Total Keselamatan Kereta Usai Tragedi Bekasi Timur
-
Singapura soal Selat Hormuz: Melintas Itu Hak, Bukan Hak Istimewa karena Membayar!
-
Teror Bom Tewaskan 20 Orang, Kolombia Buka Sayembara Rp23 Miliar untuk Cari Sosok Ini
-
Gibran Tekankan Keamanan Pangan MBG: Sisa Makanan Dilarang Masuk Dapur