Suara.com - Israel masih menolak desakan gencatan senjata dan terus menyerang Palestina meskipun menuai kecaman internasional. Mirisnya, kebanyakan korban jiwa yang timbul akibat agresi militer Israel ini adalah wanita dan anak-anak, sehingga memunculkan dugaan zionis memang ingin melakukan genosida terhadap bangsa Palestina.
Warga di Jalur Gaza yang paling terdampak serangan Israel. Bahkan banyak warga di Gaza bagian Utara yang harus mengungsi ke daerah Selatan demi berlindung dari serangan Israel.
Tidak sedikit juga warga Gaza yang meninggal dunia karena Israel sudah terlebih dahulu menyerang mereka dengan senjata mematikan. Misalnya dengan menjatuhkan bom di tengah pemukiman Gaza dan membunuh banyak orang.
Termasuk di antaranya adalah pengacara Dana Al-Sakka. Padahal pengacara cantik itu baru saja menikah dengan suaminya, Dokter Tawfiq Al-Farra, pada awal tahun 2023.
Hal ini seperti diwartakan oleh akun Instagram @women4pal dan diulangi di beberapa akun seperti Twitter @zahiahx. Dana Al-Sakka terlihat berfoto dengan suaminya, Tawfiq Al-Farra, di depan sebuah bangunan tinggi.
Namun yang lebih membuat publik terenyuh, pasangan yang baru menikah itu ternyata sedang menantikan kelahiran anak pertama mereka. Nahas, rumah mereka di kawasan Gaza dibom oleh Israel dalam kurun waktu sebulan belakangan.
“Pengacara Dana Al-Sakka dan suaminya, Dokter Tawfiq Al-Farra, menikah pada awal tahun ini dan sedang menantikan anak pertama mereka. Rumah mereka di Gaza dibom oleh pesawat Israel. Dana, Tawfiq, dan janin mereka (di kandungan) meninggal syahid,” tulis akun Instagram @women4pal, dikutip pada Selasa (14/11/2023).
Kabar ini pun tampak dibanjiri dengan banyak kalimat berduka. Banyak yang mengutuk kekejaman Israel karena terus melancarkan serangan yang sudah menewaskan lebih dari sepuluh ribu jiwa, terutama ibu dan anak-anak, di Gaza.
Namun hingga kini Israel masih menolak opsi gencatan senjata tetapi setuju untuk melakukan jeda kemanusiaan di Gaza selama empat jam setiap harinya.
Baca Juga: Tak Sampai 121 Brand, Ini Daftar Lengkap Produk Pro Israel yang Harus Diboikot Versi BDS Indonesia
Berita Terkait
-
Tak Sampai 121 Brand, Ini Daftar Lengkap Produk Pro Israel yang Harus Diboikot Versi BDS Indonesia
-
Kini Disambut Demo, Mari Telusuri Jejak Dukungan Coldplay untuk Palestina Sejak 2011
-
Profil Suella Braverman: Mendagri Inggris Dipecat Buntut Komentarnya Soal Demo Pro-Palestina
-
Profil Joe Biden, Ini Kontroversi Presiden AS yang Kacangi Jokowi Soal Palestina
-
Sempat Hilang Kontak, Akhirnya Terungkap Kabar Terkini 3 Relawan MER-C Indonesia di Gaza
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya
-
KPK Gelar OTT Senyap di Kalsel, Siapa yang Terjaring di KPP Banjarmasin?
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Jabatan Bergilir atau Prestasi Diplomatik?
-
Bursa Calon Ketua OJK Memanas: Misbakhun Buka Suara Soal Isu Gantikan Mahendra Siregar
-
Gayus Lumbuun Bongkar Jalur Hukum Ijazah Jokowi: Harus ke PTUN, Bukan Ranah Pidana