Suara.com - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mengalihkan dua rute layanannya karena adanya demonstrasi terkait penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2024 di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, dan sekitarnya.
Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Wibowo mengatakan, penyesuaian layanan dilakukan untuk menghindari gangguan mobilitas warga yang menggunakan kedua rute tersebut selama unjuk rasa.
Dikutip dari Antara, penyesuaian pada rute 2A (Pulogadung - Rawa Buaya) mengakibatkan rute arah Rawa Buaya menjadi Pulogadung normal sampai Senen - Kwitang - Gambir 1- Istiqlal - Juanda - Pecenongan - lampu merah Harmoni-lurus Halte Petojo - normal sampai Rawa Buaya. Halte yang tidak dilalui mencakup Halte Monas dan Halte Balai Kota.
Untuk arah Pulogadung, rute menjadi Pulogadung via Pejambon - Kwitang dan seterusnya normal ke arah Pulogadung. Halte yang tidak dilalui melibatkan Halte Monas, Halte Balai Kota, dan Halte Gambir 2.
Pada rute 5C (PGC - Juanda), penyesuaian dilakukan pada arah Juanda dengan rute PGC - Pal Putih - Kwitang - Patung Tugu Tani - lurus ke Gambir 1-Istiqlal-Juanda. Halte yang tidak dilewati adalah Halte Balaikota.
Sedangkan untuk arah PGC, rute menjadi Juanda - Pecenongan - keluar jalur - belok kiri - Jalan Veteran - Merdeka Utara - Monas - putar balik di Patung Kuda - Monas - PGC. Halte yang tidak dilewati mencakup Halte Balai Kota.
TransJakarta mengimbau pelanggan untuk menyesuaikan diri dengan penyesuaian layanan ini dan akan terus menyampaikan informasi terkini secara masif agar warga dapat memilih layanan perjalanan yang sesuai.
Berita Terkait
-
Jelang UMP DKI 2024 Ditetapkan Sore Ini, Kantor Heru Budi Digeruduk Massa Buruh
-
UMP DKI Jakarta 2024 Diumumkan Hari Ini, Buruh Geruduk Balai Kota Tolak Upah Murah
-
Nilai UMP DKI 2024 Bakal Ditetapkan, Pj Gubernur Heru Budi Terbitkan Kepgub Sore Ini
-
UMP DKI Jakarta 2024 Diumumkan Hari Ini, Pemerintah, Pengusaha dan Pekerja Beda Pendapat
-
UMP Diumumkan Hari Ini, Berapa Kenaikan Upah Pekerja di DKI Jakarta?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio
-
Satgas PKH Siap Hadapi Gugatan Korporasi Usai Pencabutan Izin Usaha di Sumatera
-
28 Perusahaan di Aceh, Sumut, dan Sumbar Dicabut Izin Usahanya oleh Satgas PKH, Apa Alasannya?
-
Mendagri Fokuskan Pengendalian Komoditas Pangan untuk Jaga Inflasi
-
MAKI Desak KPK Naikkan Status Dugaan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Agar Bisa Diblokir
-
Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku
-
Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan
-
Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden
-
Sosok Arief 'Anak Kali' yang Menaruh Asa di Ciliwung Lewat Konten Ikan Sapu-Sapu
-
Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?