Suara.com - Kepolisian akhirnya mengungkap bagaimana modus Christopher Sfefanus Budianto alias Steven selama ngumpet di Bangkok Thailand. Ia ditangkap di Negeri Gajah Putih itu sebagai tersangka kasus penipuan mobil milik Jessica Iskandar senilai Rp 9,8 miliar.
Polisi mengungkap bahwa Steven sudah tiga bulan lalu berada di Bangkok, Thailand.
Kasubdit Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kompol Yuliansyah mengatakan, bahwa fakta itu berdasar pengakuan awal Steven kepada penyidik.
"Hasil interview awal tadi yang belum berupa fakta atau berita acara, yang bersangkutan melaksanakan bisnis di sana masih berkaitan dengan kegiatan sewa kendaraan," kata Yuliansyah di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (21/11/2023) malam.
Steven juga pernah tercatat berada di Singapura pada Mei 2022 lalu. Dia kemudian beberapa kali melakukan perjalanan ke Thailand, Hongkong hingga Vietnam.
"Jadi pertama itu di bulan Mei 2022, itu si tersangka ke kota Singapura. Kemudian dari Singapura tersangka sering bolak-balik antara Bangkok, pernah juga ke Hongkong, pernah juga ke Vietnam," kata Yuliansyah.
Penangkapan terhadap Steven ini menurut Yuliansyah berhasil dilakukan atas kerja sama antara Divisi Hubinter Polri, Polda Metro Jaya dengan kepolisian dan imigrasi Thailand. Saat itu Steven ditangkap tanpa perlawanan ketika tengah berjalan di suatu jalan protokol di Bangkok.
"Tidak ada perlawanan, yang bersangkutan cukup koperatif," pungkasnya.
Diketahui, Steven langsung dibawa ke Polda Metro Jaya usai ditangkap di Thailand. Pantauan Suara.com dia tiba sekitar pukul 22.09 WIB pada Selasa (21/11/2023).
Baca Juga: Terungkap, Tersangka Penggelapan Mobil Jessica Iskandar Sudah 3 Bulan Ngumpet Di Bangkok
Steven yang mengenakan kaus biru dongker dengan kondisi tangan diikat dan mulut ditutupi masker langsung digiring penyidik ke ruang pemeriksaan Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Tak ada sepatah kata yang terucap darinya saat ditanya seputar kasus ini.
Berita Terkait
-
Terungkap, Tersangka Penggelapan Mobil Jessica Iskandar Sudah 3 Bulan Ngumpet Di Bangkok
-
Kronologi Penangkapan Steven Tersangka Penggelapan Mobil Jessica Iskandar, Diringkus Saat JJS Di Bangkok
-
Christopher Sfefanus, Penipu yang Gelapkan Mobil Jessica Iskandar Tiba di Polda Metro Jaya
-
Jessica Iskandar Mengenang Pedihnya saat Tahu Ditipu Steven Rp9,8 M: Aku Meringkuk di Rumah Sakit
-
Tiba di Polda Metro Jaya, Steven Penipu yang Gelapkan Mobil Jessica Iskandar Digiring ke Ruang Pemeriksaan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku