Suara.com - Seorang pengendara mobil menjadi korban perusakan saat spionnya dihajar oleh seorang pemotor yang melawan arus di pinggir tol dalam kota, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Selasa (28/11/2023).
Peristiwa itu viral setelah videonya beredar di media sosial. Salah satu akun yang mengunggahnya yakni Instagram @jakarta24jam.
Berdasarkan keterangan korban, melalui keterangan video, diketahui kejadian ini berlangsung saat pagi hari.
Korban saat itu sedang melaju dari arah Kebon Jeruk menuju Kemanggisan. Diketahui pada pukul 06.00 hingga 09.00 pagi, jalur tersebut merupakan satu arah.
Namun saat di tengah perjalanan, ada seorang pria yang mengenakan sepeda motor, memukul spion korban.
“Pemotor itu melawan arus dan saya tidak tahu kenapa si pemotor itu menghajar kaca spion saya hingga hancur,” tulisnya, dalam keterangan video, dikutip Rabu (29/11/2023).
Tidak sampai di situ, pemotor arogan itu kemudian memutar arah kendali motornya, hingga memalang laju mobil korban dengan motornya.
Saat turun dari motornya dan ingin mengintimidasi korban, pelaku berpura-pura mengambil barang dari pinggangnya. Namun tidak ada satupun barang yang diambilnya.
Kondisi jalan sempat macet lantaran pelaku mencegat laju mobil korban di tengah jalan.
Baca Juga: Kompak Ajak Sepupu, Komplotan Maling Ini Sudah 20 Kali Beraksi Gasak Motor di Jakarta Barat
“Kondisi macet, saya bilang kita pinggir saja lebih baik kamu tuh bikin macet di sini,” jelasnya.
Aksi arogansi pemotor ini berakhir ketika ada seorang pengendara ojek online menghampirinya. Korban pun menceritakan semua hal yang dialaminya.
Sesaat kemudian pemotor arogan tersebut kabur, saat mengetahui korban memiliki camera dashboard atau dashcam.
“Saya kasih tahu, saya ada kamera dia langsung kabur. Dia kabur saat melihat saya merekam lewat kamera di mobil,” tutupnya.
Sementara itu, hingga saat ini pihak Lantas Polres Metro Jakrta Barat, belum memberikan keterangan terkait hal ini.
Berulang kali Jurnalis Suara.com telah menghubungi Kanit Laka Lantas Jakarta Barat, AKP Agus Suwito, namun yang bersangkutan belum meresponsnya.
Berita Terkait
-
Kompak Ajak Sepupu, Komplotan Maling Ini Sudah 20 Kali Beraksi Gasak Motor di Jakarta Barat
-
Lempar Meja hingga Kursi, Pos RW di Cengkareng Dirusak Pemuda saat Aksi Tawuran
-
Palak Pedagang Alasan Uang Keamanan, Pria Berseragam Ormas Diciduk Polisi di Kebon Jeruk
-
Nekat! Maling Motor di Kebon Jeruk Sampai Angkat Pintu Gerbang Rumah Korban
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya