Profil Letjen Maruli Simanjuntak
Letjen Maruli Simanjuntak merupakan eks pengawal Jokowi. Ia abituren Akademi Militer (Akmil) tahun 1992 dan berpengalaman dalam infanteri Komando Pasukan Khusus (Kopassus) serta Detasemen Tempur Cakra. Jabatan penting pertama yang diemban oleh Maruli ialah menjadi Komandan Detasemen Cakra, tahun 2002.
Tiga tahun kemudian, ia menjabat sebagai Perwira Madya Operasi Kopassus. Ia menjabat posisi tersebut dari tahun 2005 sampai 2008. Di tahun 2008, Ia dipercaya untuk menjabat di posisi sebagai Komandan Batalion 21 Grup 2/Sandhi Yudha sampai tahun 2009.
Selanjutnya ia menjabat sebagai Komandan Sekolah Komando Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus hingga 2010. Kemudian dari tahun 2010 sampai 2013, menjabat sebagai Wakil Komandan Grup 1/Para Komando. Kemudian menjabat sebagai Komandan Grup 2/Sandhi Yudha dari tahun 2013-2014.
Di tahun 2014, ia ditunjuk sebagai Komandan Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Grup A adalah grup yang melekat dengan presiden untuk mengamankannya. Dari sini, di tahun 2017, Maruli menjabat sebagai Wakil Komandan Paspamres setelah sebelumnya mendapatkan amanat untuk mengemban jabatan sebagai Komandan Korem 074/Warastratama (Solo).
Kekinian, Maruli Simanjuntak telah dilantik menjadi KSAD yang baru. Menantu Luhut Binsar Pandjaitan ini menggantikan Jenderal TNI Agus Subiyanto yang kemarin diangkat jadi Panglima TNI.
Demikian itu uraian mengenai berapa gaji KSAD dan sedikit uraian profil dari Letjen Maruli Simanjuntak.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin
-
Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025
-
Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas
-
8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan
-
Terkuak! Sebelum Tewas Dihantam Selebgram Woodyrman, WN Brunei Sempat Kirim VN Tantangan Berkelahi
-
Satu Keluarga Asal Ambarawa Ditemukan Tewas di Tempat Wisata Temanggung, Ini Kronologinya
-
Dugaan Riset Palsu WNI di Denmark Ikut Jadi Perbincangan di Australia
-
Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari
-
Jokowi Siap Safari Politik, Partai Besar Wajib Waspada Basis Suara Digoyang Demi PSI
-
Masih Diselidiki, Polisi Sebut Video Viral Prostitusi Anak Bukan di Lokasari