Suara.com - Reuni 212 kembali digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Sabtu (2/12/2023) pagi. Aksi ini dikuti ribuan masa yang berkumpul mulai sejak subuh tadi.
Aksi yang mereka gelar dengan mengusung tema 'Munajat untuk Kemenangan Palestina dan Keselamatan NKRI.'
Berdasarkan pantauan Suara com di lokasi, massa yang datang mayoritas menggunakan pakaian berwarna putih. Mereka juga datang membawa sejumlah smbol berlambang Palestina, mulai dari bendera hingga poster.
Dari atas panggung teriakan pesan dukungan kepada rakyat Palestina yang menderita akibat serangan Israel menggema.
Massa berteriak,'Free Palestine.' Mereka menegaskan tetap akan berjuang sampai kemerdekaan Palestina tercapai.
Kepada Israel, mereka menyampaikan kutukannya. Mereka mendesak Israel segera menghentikan serangan ke Palestina.
Selain itu teriakan untuk memboikot produk Israel juga mereka serukan.
"Lanjut boikot produk Israel?" teriak orator.
"Lanjutkan!" saut peserta aksi.
Baca Juga: Boikot Produk Israel Efektif? Pizza Hut RI Rugi Rp38,95 Miliar
Sampai pukul 08.30 WIB massa masih bertahan di kawasan Monas. Mereka sebelumnya berkumpul sejak pukul 03.00 WIB, yang diawali dengan salat hingga dzikir berserta doa kepada Palestina.
Untuk mengamankan aksi ini, Polda Metro Jaya menyiapkan 5.734 personel gabungan untuk mengamankan Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2023) besok.
Sebelumnya Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan 18 lokasi parkir di sekitar tempat acara dengan Satuan Ruang Parkir (SRP) sebanyak 7.525 untuk sepeda motor dan 3.402 mobil dan 83 Bus.
Berita Terkait
-
Donasi dari Masyarakat Bukti Indonesia Dukung Perjuangan Rakyat Palestina
-
Pemerintah Diminta Tangani Aksi Boikot Produk Israel Efek Kekhawatiran PHK Massal
-
Ramai Boikot Produk Israel, Mendag Zulhas: Pemerintah Tidak Memboikot Produk Manapun
-
Boikot Masih Berlangsung, Penjualan Produk-produk Diduga Pro Israel Mulai Turun
-
Boikot Produk Israel Efektif? Pizza Hut RI Rugi Rp38,95 Miliar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!