"Istrinya dirawat sejak Sabtu. Makanya pas kami panggil untuk pemeriksaan, dia belum bersedia,” kata Ade Ary.
Tak disangka, beberapa hari kemudian, warga justru menemukan empat anak Panca sudah tidak bernyawa.
Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Nahar ikut mengomentari perihal pembunuhan anak kandung setelah adanya pertengkaran orang tua.
Nahar berharap peristiwa kelam di Jagakarsa itu menjadi pelajaran bagi seluruh pihak untuk lebih peka apabila mendengar adanya dugaan KDRT.
"Oleh karena itu kenali lalu kemudian lakukan upaya untuk menyelamatkan. Kita berharap semua punya tanggung jawab untuk melindungi anak-anak kita," tuturnya.
Anak Jadi Imbas KDRT
Aksi KDRT bukan hanya merugikan antara suami atau istri. Anak-anak juga termasuk yang menelan imbasnya.
Mengutip dari Antara, psikolog klinis Anggiastri Hanantyas mengungkapkan, ada pengaruh buruk yang dialami seorang anak apabila menjadi saksi mata KDRT orang tuanya sendiri.
"Anak cenderung mengalami gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, gangguan stress pascatrauma (PTSD), depresi bahkan pikiran atau perilaku yang mengarah pada upaya bunuh diri," kata Anggiastri.
Sementara itu, pakar psikologi forensik, Reza Indragiri, mengamati motif pembunuhan yang dilakukan Panca terhadap anak kandungnya sendiri.
Reza menilai, pembunuhan dilakukan oleh sang suami sebagai bentuk pembalasan amarah kepada istri.
Sebab, sebelumnya Panca dan sang istri berinisial D sempat bertengkar hebat yang diduga dipicu adanya pria idaman lain (PIL).
Ketidakmampuan Panca untuk melampiaskan amarahnya secara langsung kepada istrinya ini yang kemudian diduga melatari anak menjadi sasaran pengganti.
"Anak-anak pun menjadi korbannya. Korban revenge: karena aku kehilangan, maka giliran istri juga merasa kehilangan. Korban displacement: karena menyalurkan amarah ke istri tak memungkinkan, maka anak menjadi sasaran pengganti," kata Reza saat dihubungi Suara.com, Jumat (8/12/2023).
Opininya itu didukung oleh tulisan darah di keramik yang diduga dibuat oleh Panca. Tulisan yang dimaksud yakni 'Puas Bunda Tx for All'.
Displacement atau adanya pengantin sasaran itu sendiri menurut Reza bisa terjadi secara terencana atau juga bisa secara tidak sadar.
"Displacement bisa dilakukan secara sadar atau terencana maupun tak sadar (unconsciously)," jelasnya.
Berita Terkait
-
5 Fakta di Balik Meninggalnya Empat Anak di Jakarta Selatan, Pesan Merah untuk Sang Istri
-
Panca Pembunuh Anak Kandung di Jagakarsa Sempat Minta Diantar 4 Botol Minuman Isotonik ke Tetangga
-
Apa Maksud Pesan Berdarah 'Puas Bunda' di Kasus Pembunuhan 4 Anak Jagakarsa?
-
Pakar Psikologi Forensik: Pelaku Bunuh 4 Anak di Jagakarsa Diduga Sebagai Bentuk Balas Dendam ke Istri
-
Angka Pernikahan Dini di Indonesia Tinggi, Ini Dampak Negatif Bagi Anak
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
-
PBNU Minta Ponpes Tanpa Izin Dilarang Beroperasi dan Dilarang Pakai Gelar Kiai
-
Jokowi ke Kader PSI: Kalau Semua Jalur Mentok, Datang Saja ke Solo