Suara.com - Seorang pria berinisial JPP (40) nekat memukul seorang anggota Brimob yang sedang berjaga di rumah dinas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Jalan Patimura Nomor 37, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis (14/12/2023) pagi.
Peristiwa penyerangan pria misterius kepada penjaga di kediaman Kapolri itu terjadi pada pukul 10.30 WIB. Buntut dari aksi nekatnya itu, pelaku akhirnya ditangkap.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, polisi masih memeriksa pria itu guna mendalami motifnya terkait aksinya penganiayaan terhadap penjaga di rumah dinas Kapolri.
"Ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya, masih pendalaman," kata Trunoyudo kepada wartawan.
Diklaim Bukan Teroris
Berdasar hasil koordinasi dengan Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri, kata Trunoyudo, JPP dipastikan tidak masuk dalam jaringan kelompok terorisme.
"Hasil koordinasi dengan Densus 88 AT tidak masuk pada kelompok teror," ungkapnya.
Hingga kekinian belum diketahui motif JPP melakukan pemukulan. Rencana penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap kejiwaan JPP.
"Ditreskrimum akan lakukan cek kejiwaannya terhadap yang bersangkutan," pungkasnya.
Baca Juga: Jelang Nataru, Kapolri Minta Jajaran Siapkan Pengamanan Maksimal dan Waspada Potensi Bencana Alam
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Nataru, Kapolri Minta Jajaran Siapkan Pengamanan Maksimal dan Waspada Potensi Bencana Alam
-
Temui Kapolri di Mabes Polri, Panglima TNI Agus Subiyanto Bahas Pemilu hingga Papua
-
Di Tengah Status Filri Bahuri Tersangka, KPK dan Polri Teken Perjanjian Kerja Sama Upaya Antikorupsi
-
Polda Metro Jaya Tak Kunjung Tahan Firli Bahuri Meski Berstatus Tersangka, Kapolri: Ikuti Saja Prosedurnya!
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional