Suara.com - Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta pada Selasa (26/12/2023). Lukas wafat meninggalkan harta yang tercatat di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) senilai Rp 33,7 miliar.
Menurut data LHKPN yang dirilis KPK, harta tersebut tercatat pada periode 2021.
Apa saja bentuk kekayaan Lukas Enembe?
Lukas memiliki tanah dan bangunan senilai Rp 13,6 miliar. Tanah dan bangunan tersebut tersebar di sejumlah titik di Kota Jayapura.
Kemudian, harta milik Lukas juga ada yang berbentuk alat transportasi dengan total nilai Rp 932.489.600.
Dengan total hampir mencapai Rp 1 miliar, kendaraan yang dimiliki Lukas terdiri dari Toyota Fortuner tahun 2007, satu mobil Honda Jazz tahun 2007, satu mobil Toyota/Jeep Land Cruiser tahun 2010, dan satu mobil Toyota Camry tahun 2010.
Tak hanya itu, Lukas juga tercatat memiliki kas senilai Rp 17,98 miliar, surat berharga senilai Rp 1,26 miliar.
Diketahui, dirinya tak memiliki utang.
Transaksi ke Kasino
Baca Juga: Jauh Sebelum Jadi Pejabat, Ini Mobil Cak Imin: Sekarang Harganya Cuma 30 Jutaan
Aliran dana Lukas sempat ditelusuri PPATK terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi senilai miliaran rupiah dalam proyek pembangunan infrastruktur di Papua.
Dalam penelurusannya, PPATK menemukan dugaan transaksi senilai Rp 560 miliar ke kasino.
PPATK juga menemukan adanya transaksi untuk pembelian jam tangan senilai Rp 550 juta.
Lukas Membantah
Lukas membantah atas adanya dugaan aliran dana senilai Rp 560 miliar ke kasino.
Pernyataan itu disampaikan oleh pihak kuasa hukumnya.
Berita Terkait
-
Meninggal saat jadi Pesakitan di KPK, Jenazah Lukas Enembe Bakal Dimakamkan di Jayapura
-
Meninggal Dunia Di RSPAD, Ini Profil Lengkap Lukas Enembe
-
BREAKING NEWS! Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe Meninggal Dunia di RSPAD Gatot Subroto
-
TPNPB-OPM Serang Pos TNI di Hari Natal, 1 Prajurit Gugur dengan Luka Tembak di Kepala
-
Jauh Sebelum Jadi Pejabat, Ini Mobil Cak Imin: Sekarang Harganya Cuma 30 Jutaan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara