Suara.com - Libur satwa yang berada di Taman Margasatwa Ragunan harus ditunda karena pada Senin (25/12/2023) kemarin, merupakan hari libur nasional. Para hewan disana baru bisa istirahat dari keramaian pada Selasa 2 Januari 2024.
Meski demikian, pengelola Taman Margasatwa Ragunan memastikan kesehatan satwa tetap terjaga.
Staf Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (Humas) Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang menyampaikan pihaknya memastikan kesehatan satwa itu dengan memberikan vitamin penguat daya tahan tubuh hewan.
"Kami biasanya tambahkan vitamin supaya daya tahan tubuh hewan-hewan lebih kuat," kata Bambang kepada wartawan di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (26/12/2023).
Bambang menyampaikan, setiap perawat hewan di Ragunan senantiasa memperhatikan perilaku satwa yang ada di kebun binatang tersebut.
Dia menyebut apabila ada satwa yang terlihat tidak sehat, maka perawat akan segera berkoordinasi dengan tim medis untuk mengambil penanganan kesehatan satwa lebih lanjut.
"Keeper atau perawat satwa selalu memperhatikan perubahan perilaku seluruh satwa. Apabila satwanya kelihatan kurang sehat, (mereka) langsung berkoordinasi dengan tim medis dari Ragunan," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan penundaan libur satwa diperbolehkan sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 7 Tahun 2014 tentang Hari Libur bagi Satwa pada Taman Margasatwa Ragunan.
"Memang sesuai ketentuan kalau libur satwa berada di tengah hari libur nasional, libur satwa kami undur," kata dia.
Bambang juga mengingatkan masyarakat untuk memantau akun Instagram resmi Taman Margasatwa Ragunan bernama pengguna "ragunanzoo" untuk mendapatkan beragam informasi terbaru tentang kebun binatang tersebut terutama di tengah libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, mulai dari waktu libur satwa hingga berbagai atraksi satwa yang akan digelar.
"Setiap ada 'update' pemberitaan akan dibagikan di Instagram Ragunan," jelasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Libur Nataru, Taman Margasatwa Ragunan Diserbu Wisatawan
-
Antisipasi Arus Balik Libur Natal Macet, Polri Hari Ini Terapkan Contraflow dan One Way, Simak Lokasi-lokasinya!
-
Tiket Kereta Api Buat Liburan Nataru Masih Ada, Cek Daftarnya
-
Cara Ketahui Jadwal Operasional BRI Selama Nataru Lewat Call Center
-
18 Ribu Orang Telah Menyeberang Lewat Kapal di Lintasan Ajibata-Ambarita Selama Nataru
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi