Suara.com - Penguburan Jenazah Mantan Gubernur Lukas Enembe yang rencananya dilaksanakan pada Jumat (29/12/2023) pagi sempat tertunda karena hujan yang mengguyur Jayapura.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Victor Mackbon mengatakan pemakaman mantan Gubernur Papua Lukas Enembe terkendala hujan.
"Namun pemakaman mantan Gubernur Papua tetap dilaksanakan pada hari ini, Jumat," katanya kepada Antara di Jayapur, Jumat (29/12/2023).
Ia mengemukakan, pemakaman sebelumnya dijadwalkan sekitar pukul 09.00 Waktu Papua, namun karena cuaca yang tidak mendukung terpaksa ditunda.
Sementara itu dari pantauan Suara.com dari akun media sosial Facebook Info Kejadian Kota Jayapura dan Sekitarnya (IKKJS), prosesi pemakaman berlangsung sekira jam 11.00 Waktu Papua. Sedangkan proses penguburan peti jenazah dilakukan sekira jam 14.20 Waktu Papua.
Sebelumnya diberitakan, pihak keluarga berencana menguburkan jenazah pada Kamis (28/12/2023) atau tidak lama setelah jenazah mendarat di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura. Namun hal tersebut urung dilakukan lantaran peti jenazah belum sampai rumah duka hingga waktu yang ditentukan.
Akhirnya, pihak keluarga memutuskan penguburan Jenazah Lukas Enembe dilaksanakan pada Jumat (29/12/2023) atau ditunda sehari.
Mengutip Jubi.id-jaringan Suara.com, Perwakilan keluarga Lukas Enembe, Ali Weya, awalnya jenazah akan dimakamkan pada Kamis pukul 15.00 WP.
Namun, pemakaman harus ditunda karena hingga pukul 15.00 WP iring-iringan jenazah Enembe dari Kompleks Sekolah Theologi Atas Injil STAKIN Sentani, Ibu Kota Kabupaten Jayapura, belum juga tiba di rumah kediaman Enembe.
Baca Juga: Keluarga Mendiang Lukas Enembe Minta Maaf: Kami Ingin Kedamaian dan Kehangatan dari Masyarakat Papua
Perjalanan iring-iringan jenazah itu lamban, karena jumlah pelayat yang mengantar sangat banyak.
"Perubahan menyangkut dengan massa [pelayat] yang saat ini mengantar jenazah dari bandara belum sampai di rumah duka, di Koya Tengah," kata Weya.
Sebelumnya panitia pemakaman sudah menyiapkan dipan untuk tempat jenazah disemayamkan yang ditaruh di halaman rumah kediaman Enembe. Namun karena cuaca gelap dan mendung, persiapan tersebut kembali dimasukkan.
Lokasi pemakaman Jenazah Lukas Enembe berada di Kompleks Timoramo yang terletak di antara rumah kediaman Enembe dan Pos Pekabaran Injil (PI) Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Jemaat Dea Pasifik.
"Lokasinya memang sudah kami disiapkan sesuai dengan permintaan beliau [almarhum] sebelum dia meninggal, yaitu di samping gereja yang baru dibangun, Gereja Deo Pasifik," kata Weya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
7 Langkah Mudah Reaktivasi PBI-JK yang Dinonaktifkan
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi