Suara.com - Putri Hary Tanuesoedibjo (HT) yang juga Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Angela Tanoesoedibjo menjadi sorotan publik.
Angela salah sebut Ganjar Pranowo dengan Prabowo. Hal itu terjadi pada acara deklarasi dukungan relawan Nusantara Ganjar (Naga) pada Kamis 11 Januari 2024 lalu.
Video rekaman detik-detik Angela salah sebut nama Prabowo itu pun viral di media sosial TikTok.
"Saya senang hari ini di tengah para relawan naga, kenapa? ini menambah simpul kekuatan kita untuk bisa memenangkan paslon nomor urut tiga, Prabowo, Ganjar Pranowo dan juga Mahfud MD," ujarnya dikutip dari akun @boywar30 pada Selasa (16/1/2024).
Momen tersebut langsung mendapatkan respon para undangan yang hadir. Angela mendapatkan teriakan dari tamu-tamu yang datang.
"keselip, ulang-ulang kita yel-yel lagi lah. Ganjar Pranowo....Ganjar-Mahfud," ujarnya.
Wanita yang juga menjadi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia itu pun meminta maaf kepada para tamu yang datang.
"Soalnya tadi dirga bilang manusia itu penuh dosa dan kesalahan, Jadi Mohon maaf," ujarnya.
Publik pun memberikan komentar beragam melihat video tersebut.
"sama kaya cak imin yg salah sebut jadi Gibran," tulis netizen.
"kata pak harry tanoe..... anak gw emg cerdas," tulis netizen.
"dah cantik, pilih pak prabowo lagi," tulis netizen.
"mungkin hatinya cinta Prabowo, tapi apalah daya papah beda selera, daripada gak dapat uang jajan," tulis netizen.
"hati emang gabisa boong, keknya kalo pecah Koalisi perindo bakal ke 02 agaknya," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu
-
Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!
-
Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun
-
Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998
-
Prabowo Murka! Bunga Pinjaman Orang Miskin 24 Persen, Pengusaha Besar Cuma 9 Persen
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara