Suara.com - Ketua DPW DKI Jakarta Partai Perindo Effendi Saputra angkat bicara menanggapi viralnya pernyataan anak sulung Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo yakni Angela Tanoesoesibjo yang salah menyebut nama calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo saat berpidato di acara Deklarasi Relawan Naga.
Angela kedapatan salah menyebut nama Ganjar menjadi Prabowo.
Menurut Effendi, apa yang dialami Angela wajar terjadi. Terlebih ia menyebut jika nama Ganjar mirip dengan Prabowo.
"Bukan hal yang substansial, salah sebut kami kira wajar saja, apalagi nama pak Ganjar itu ada Pranowo yang agak mirip memang dengan Prabowo," kata Effendi saat dihubungi, Senin (15/1/2024).
Ia mengatakan, Angela sangat mungkin keletihan lantaran banyak menjalani tugas sebagai Wamenparekraf dan Wakil Ketua TPN Ganjar-Ganjar.
"Dengan perannya sebagai wakil ketua TPN sekaligus Wamen Pariwisata tentu banyak menyita waktu dengan keletihan tentu terkadang konsentrasi menurun jadi wajar saja kalau keselip nama," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, jika Angela tetap akan maksimal dalam membantu pemenangan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024.
"Namun substansi dan militansi mbak Angela dalam menjadi garda terdepan pemenangan Ganjar-Mahfud khususnya kaum milenial tetap konsisten dan all out," pungkasnya.
Salah Sebut
Baca Juga: Siti Atikoh Unggah Foto Alam Ganjar dan Eca Aura, Publik Langsung Heboh: Dapet Lampu Hijau Nih
Sebelumnya, seperti dapat dilihat melalui unggahan Instagram akun @/terang media, tampak detik-detik Angela Tanoesoedibjo itu salah menyebut nama Ganjar menjadi Prabowo.
Ia mengaku mengalami selip lidah sehingga salah menyebut Ganjar Pranowo dengan nama calon presiden nomor urut 2.
"Saya senang hari ini tengah-tengah para Relawan Naga, kenapa? Karena ini menambah simpul kekuatan kita untuk bisa memenangkan paslon nomor urut 3 Prabowo, Ganjar Pranowo dan juga Mahfud MD. Keselip," kata Angela dikutip Minggu (14/1/2024).
Buntut salah menyebut nama Ganjar Pranowo, ia pun langsung dihadiahi sorakan dari para hadirin acara Deklarasi Relawan Naga yang ada di hadapannya.
Saat itu terjadi, Angela Tanoesoedibjo pun hanya bisa tersenyum unjuk gigi. Tak beda jauh dengan orang tuanya yang duduk di kursi barisan terdepan.
Ia lantas mengajak para Relawan Nusantara Ganjar (Naga) untuk meneriakkan yel-yel dukungan untuk Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Momen ini sontak menuai sorotan dari publik. Beragam komentar dilontarkan warganet saat melihat video Angela Tanoesoedibjo salah menyebut nama Ganjar.
Berita Terkait
-
Awkarin Kuliah Di Mana? Dukung Prabowo Subanto - Gibran Rakabuming di Pilpres 2024
-
Definisi Cat Lovers, Prabowo Langsung Gendong Kucing Warga saat Kampanye di Batam
-
Faisal Basri Sebut Sri Mulyani Paling Siap Mundur dari Menteri Keuangan, Prabowo Dibawa-bawa
-
Airlangga Balas Permintaan Ganjar Tak Politisasi Bansos: Ini Bukan Ujug-ujug!
-
Kamu Lapar dan Berada di Magelang? Cus Mampir ke Kafe Prabowo-Gibran, Ada Makan dan Ngopi Gratis
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Ahli Meringankan Roy Suryo dkk: Salinan Ijazah Jokowi Sama dengan Sampel Riset RRT
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek
-
Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Ajukan Praperadilan
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya