Suara.com - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Prabowo unggah video saat ia memberikan cokelat kepada warga dan sejumlah anak-anak. Ganjar menyebut bahwa itu bukan program bagi-bagi cokelat.
"Ini bukan program bagi-bagi coklat lho yah," tulis Ganjar pada unggahan akun Twitter miliknya @ganjarpranowo, seperti dikutip, Kamis (18/1).
Ganjar pada video yang diunggahnya itu membeli cokelat dari sebuah minimarket. Ia pun kemudian membagikan ke sejumlah anak kecil dan warga yang menunggu di depan minimarket tersebut.
Baca Juga:
Mutiara Baswedan Buka Suara, Ungkap Kesabaran Tanggapi Serangan Haters Anies
Singgung Mahalnya Biaya Pendidikan di Papua Barat, Anies: Ini Fenomena yang Harus Diselesaikan
Yang menarik pada momen tersebut, terlihat anak perempuan berkaos warna biru bergambar Prabowo-Gibran dan logo partai Gerindra saat Ganjar bagikan cokelat.
Si anak perempuan itu melewati Ganjar saat membagikan coklat. Ganjar sempat terdiam sebentar dan lemparkan senyum melihat kaos yang dikenakan si anak perempuan itu.
"Kamu pakai kaosnya pak Prabowo saja saya kasih lho," kata Ganjar sembari memberikan satu batang cokelat.
Baca Juga: Kesal Prabowo Diserang saat Debat Capres, Nikita Mirzani Tantang Anies Baswedan: Lawan Gue!
Sontak saja pernyataan Ganjar ini disambut tawa oleh warga sekitar. Sementara si anak perempuan yang mendapat cokelat itu berlalu sambil melemparkan senyum ke arah kamera.
Video ini pun viral dan banyak mendapat respon dari warganer. Ganjar juga sempat memberikan reaksi atas postingan ulang momen si anak berkaos Prabowo-Gibran mendapatkan cokelat darinya.
"Ssttt," cuit Ganjar disertai emot menutup mulut dengan satu jari membalas postingan dari akun @timpenguinnas.
"Harusnya dikasih susu," balas netizen lain pada postingan Ganjar tersebut.
"Baik bgt bapak, dulu ibunya ngidam apa?" sambung akun lainnya.
Berita Terkait
-
Kesal Prabowo Diserang saat Debat Capres, Nikita Mirzani Tantang Anies Baswedan: Lawan Gue!
-
Ternyata Gibran Punya Kelemahan di Debat Keempat Pilpres 2024
-
Komitmen AMIN Memajukan Pelaku Usaha di Indonesia, Mulai Insentif hingga Kemudahan Izin
-
Klaim Gibran Siap Hadapi Mahfud dan Cak Imin di Debat Keempat Cawapres, Airlangga Bongkar Rahasianya!
-
Media Asing Sebut Khofifah Bisa Jadi Penentu Kemenangan Prabowo-Gibran Satu Putaran
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung