"Tagline 'Menciptakan wartawan profesional dan berakhlak' inline (sejalan) dengan kami untuk tetap memberi makna pada Indonesia," pungkas Muji.
Berkat dukungan dari BRI, jumlah wartawan berkompeten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini bertambah menjadi 27 dengan berbagai tingkatan, dari muda, madya, hingga utama.
Pemerintah Daerah Ikut Tersenyum
Semakin banyak dukungan dari BRI, akan semakin banyak pula mendorong kemajuan pers di Tanah Air. Banyak pihak yang diuntungkan, termasuk pemerintahan daerah hingga pusat.
Kepala Dinas Kominfo Yogyakarta, Tri Hastono, mengatakan bahwa wartawan yang berkompetensi akan menciptakan relasi yang sehat. Kondisi ini menciptakan kolam untuk sama-sama meningkat menjadi lebih baik.
"Kompetensi wartawan ini bukan hanya kepentingan personal, tapi juga perwakilan teman-teman mitra seperti di daerah. Karena kualitas wartawan untuk menyampaikan, kami selaku mitra itu penting," kata Tri Hastono.
"Kami berkooperasi dengan media dan wartawan yang sangat sehat. Artinya kami merasa bahwa dalam relasi media yang sangat sangat sehat," lanjutnya.
"Kami berharap nanti peningkatan kompetensi wartawan akan meningkatkan kualitas saling ungkit seperti kami di pemerintah Jogja," tuturnya menambahkan.
BRI Menopang Maju
Baca Juga: UKW dan Masa Depan Pers Indonesia, Cetak Wartawan Profesional Lewat Upaya Serius BUMN
Begitulah dampak nyata BRI untuk kemajuan pers di Tanah Air. Wartawan yang kompeten akan membuat karya jurnalistik semakin berkualitas di tengah arus tantangan yang deras.
Wartawan profesional bakal tetap memegang teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ) di tengah luapan informasi yang terkadang lupa dengan rambu-rambu wajib.
Kini, pers mampu melangkah tanpa ragu karena ada BRI yang menopang maju. Berjalan bersama memberi makna untuk Indonesia.
Berita Terkait
-
UKW dan Masa Depan Pers Indonesia, Cetak Wartawan Profesional Lewat Upaya Serius BUMN
-
Persib Bandung Habisi Dewa United Tiga Gol Tanpa Balas, David da Silva dan Beckham Putra Berbagi Gol
-
Klaster Usaha Jamur DJ Binaan BRI Sukses Berdayakan Ibu-ibu di Banjarmasin
-
Hadapi Pekan ke-24 Liga 1, PSIS Semarang Rencanakan Laga Uji Coba
-
Pelatih Bali United Manfaatkan Turnamen di Vietnam untuk Persiapan di BRI Liga 1
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Afghanistan Rayakan Idulfitri Hari Ini, Hilal Telah Terlihat di Beberapa Provinsi
-
Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini
-
Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat
-
Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum
-
Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL
-
Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?
-
Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik
-
Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran
-
Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?