Suara.com - Mantan Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Mendag RI) Muhammad Lutfi memberikan skor rata-rata 8,625 untuk Gibran Rakabuming Raka saat melakukan debat calon wakil presiden (Cawapres).
Skor itu berasal dari penilaian 4 hal. Yakni, komunikasi, visi-misi, kharisma, dan respon.
Penilaian Lutfi itu disampaikannya dan diunggah di akun TikTok @mmd.lutfi. Untuk aspek komunikasi, Gibran disebut Lutfi mampu menunjukkan kematangan yang luar biasa.
"Dalam aspek komunikasi beliau menunjukkan kematangan yang luar biasa untuk seseorang yang berada direntang umur 30-an tahun. Skor (Komunikasi) 8,0," ucapnya, disadur Selasa (30/01/2024).
Ia mengatakan, Gibran juga berhasil menyampaikan pesan yang sangat jernih dan efektif. Khususnya dalam hal visi dan misi.
Bagi Lutfi, putra sulung Presiden Joko Widodo itu menunjukkan pemahaman soal visi-misinya. Bahkan katanya, hal itu cukup mendalam.
"Dia (Gibran) juga berhasil menyampaikan pesan yang sangat jernih dan efektif. Dalam hal visi dan misi, bahwa Mas Gibran menunjukkan pemahaman yang mendalam terhadap isu-isu teknologi dan inovasi Indonesia. Memberinya skor (visi) 8,5," jelasnya.
Menurut pria yang lahir pada 16 Agustus 1969 itu, kharisma Gibran tak terbantahkan saat debat cawapres. Ia menarik perhatian penonton
Semangat muda yang dibawa Gibran menjadi fokus Lutfi dalam penilaian kharisma tersebut. Skor yang diberikan pun tinggi.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Makin Perkasa, Pilpres 2024 Diambang Satu Putaran
"Kharismanya tidak terbantahkan, karena dia mampu menarik perhatian penonton dengan semangat mudanya. Skor (kharisma) 9,0," terangnya.
Soal respon, kata Lutfi, Gibran bisa memberikan tanggapan kepada pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. Hal itu juga dianggap mengesankan oleh Lutfi karena Gibran dianggap menguasai materi.
"Responnya dalam menanggapi pertanyaan juga sangat mengesankan dan terkesan menguasai materi. Sehingga memberinya skor (respon) 9,0. Secara keseluruhan Mas Gibran mendapatkan skor rata-rata 8,625," lugasnya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?