Suara.com - Desas-desus Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bergabung dengan partai politik kembali menggema. Sebenarnya, Basuki Hadimuljono partai apa?
Benarkah dia bergabung dengan PDIP? Benarkah Menteri PUPR Basuki bakal mundur dari jabatannya menjelang hari pencoblosan Pemilu 2024?
Pertanyaan-pertanyaan seperti ini muncul setelah beredar kabar Basuki PUPR dan Sri Mulyani bertemu Megawati. Pertemuan itu dikaitkan dengan isu mundurnya para menteri di kabinet Presiden Joko Widodo.
Menteri Basuki dan Menteri Keuangan Sri Mulyani belum lama ini dikabarkan menghadap Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Tidak ada informasi resmi mengenai perbincangan keduanya dengan presiden perempuan pertama Indonesia tersebut.
Namun, beberapa orang di internal PDIP menyatakan pertemuan itu erat hubungannya dengan keinginan Basuki dan juga Sri Mulyani untuk mundur dari kabinet Jokowi.
Kendati demikian, keinginan ini ditolak oleh Megawati. Alasannya, jika Basuki dan Sri Mulyani mundur maka akan mengganggu stabilitas pemerintahan.
Saat ditemui seusai Salat Jumat di Masjid Kementerian PUPR, Menteri Basuki tidak menanggapi apapun ketika awak media menanyakan perihal isu mundur tersebut. Dirinya hanya menjawab dengan mendengus dan langsung menuju gedung kantor PUPR.
Benarkah Basuki Hadimuljono Bergabung dengan PDIP?
Kabar mengenai Basuki yang telah bergabung dengan PDIP sebenarnya berembus cukup lama sejak 2022 lalu. Namun ketika dimintai konfirmasi, Basuki hanya menjawab dirinya enggan memberi komentar untuk hal-hal yang berbau politis.
Baca Juga: Ditanya Pilih Presiden Siapa? Menteri Basuki: Udah Tahu Semua Kan!
Sebelumnya, pernyataan bahwa Basuki sudah menjadi kader PDIP datang dari Sekretaris Jenderal partai tersebut, Hasto Kristiyanto. Hasto menyatakan bahwa Basuki telah menjadi bagain dari partai banteng setelah mengantongi Kartu Tanda Anggota atau KTA.
Sebagai kader, Hasto menyebut Basuki diberi mandat untuk memajukan infrastruktur di tanah air. Hasto juga menyatakan bahwa kursi menteri PUPR selama dua periode pemerintahan Jokowi pun dapat diduduki Basuki atas usul dari Megawati.
Selama ini Basuki memang dikenal sebagai seorang profesional di bidang teknik sipil. Dia lulus dari Jurusan Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada ini sudah memulai kariernya di Kementerian PUPR sejak 1979.
Saat berkarier di PUPR, Basuki sempat melanjutkan pendidikan master di Colorado State University, Amerika Serikat. Pasca menyelesaikan pendidikan magisternya di Colorado, ia pulang ke Indonesia dan berkarier kembali di Kementerian PUPR.
Karier Basuki pun menanjak dan berhasil memegang beberapa jabatan strategis. Di antaranya Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian, Inspektur Jenderal Kementerian, hingga Dirjen Perencanaan Tata Ruang mulai dari periode 2005 - 2013.
Basuki juga pernah diangkat sebagai Komisaris Utama Wijaya Karya pada tahun 2012. Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Wakil Presiden Komisi Internasional untuk Irigasi dan Drainase periode 2013–2016.
Berita Terkait
-
Ditanya Pilih Presiden Siapa? Menteri Basuki: Udah Tahu Semua Kan!
-
Cara Jokowi Tepis Serangan Isu Suasana Kabinet Indonesia Maju Tak Nyaman
-
Giliran Menkes Dan Menteri PUPR Diajak Jokowi Ngopi Bareng Di Malioboro
-
Sri Mulyani Dibilang Siap Mundur Jadi Menteri, Gimana Nasib Basuki Hadimuljono?
-
Para Menteri Jokowi Mau Mundur, Luhut: Silakan! Ditawarin Nggak Mundur-mundur
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai