Suara.com - Seorang wanita bernama Agnes melakukan video call dengan capres nomor urut 01 Anies Baswedan. Peristiwa itu dibagikan akun Twitter @BangPino_ belum lama ini.
Pada momen tersebut, ternyata Agnes akan melangsungkan pernikahan. Namun, tanpa kehadiran sang ayah lantaran sudah meninggal dunia.
Agnes pun menceritakan kesedihan itu kepada Anies Baswedan.
Awalnya, Agnes bercerita teringat almarhum ayah saat melihat video Anies yang mencium tangan anak kecil.
"Aku terus langsung ngefans sama Abah," sebutnya.
Anies pun menanyakan persiapan pernikahan. Agnes lalu menjawab jika banyak cobaan yang dilaluinya jelang pernikahan, namun masalah itu sudah selesai.
Agnes mengungkapkan bahwa dirinya merindukan sosok ayah yang memberi semangat. Apalagi bagi seorang anak perempuan yang sebentar lagi akan mengarungi bahtera rumah tangga.
"Terus ngasih petuah kalau anak perempuannya mau nikah," terangnya.
Mendengar curhatan itu, Anies lalu mendoakan agar suami Agnes menjadi pengayom dan pelindung keluarga di kemudian hari.
"Suami juga bukan hanya orang yang mencintai dan dicintai, tapi juga menjadi figur yang bisa mengisi yang selama ini harapkan. Saya ikut mendoakan," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Lebih lanjut, Anies menyampaikan jika saat pernikahan nanti akan terjadi suasana emosional, apalagi tanpa kehadiran ayah yang bukan wali nikah.
"Tapi Agnes yakin bahwa ayah bahagia melihat Agnes menikah," ucap Anies.
Tak sampai di sana, Anies memberikan wejangan bahwa mendiang ayah Agnes akan merasakan syukur bahwa anaknya yang dulu digendongnya anak yang dulu dibesarkannya akan menikah.
"(Dulu) dipeluknya, sekarang akan memulai babak baru dan agnes nantinya Insya Allah akan menjadi ibu yang hebat seperti dulu orangtua Agnes menjadi pengayom," ungkapnya.
Merespons hal tersebut, Agnes pun menyampaikan terima kasih karena sudah diberi kesempatan mendengarkan nasihat Anies Baswedan.
Berita Terkait
-
Didampingi Ahmad Dhani, El Rumi Kasih Undangan Nikah ke Ketua MPR RI
-
Tuai Pro Kontra, Film Na Willa Dinilai Normalisasi Pernikahan Dini
-
Review Novel Penaka, Kisah Pernikahan dan Realita yang Sesungguhnya
-
Momen Halalbihalal di Cikeas, Kedekatan Anies dan AHY Jadi Sorotan
-
Cikeas, Anies, dan Seni Menyembunyikan Politik di Balik Kata 'Tidak Diundang'
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital