Suara.com - Seorang warga Kota Cirebon, Rifki Hamdan (56) rela menempuh perjalanan ratusan kilometer menggunakan sepeda menuju Jakarta.
Rifki Hamdan nekat mengayuh sepeda Cirebon-Jakarta agar bisa hadir dalam kampanye akbar Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar di Jakarta International Stadium (JIS) pada tanggal 10 Februari 2024 besok.
Rifki memulai perjalanannya dari rumahnya di Kota Cirebon sejak Senin (5/2/24). Dalam perjalanan panjangnya, dia melakukan beberapa kali istirahat di sepanjang jalur pantura yang dilaluinya dengan sepeda.
"Saya dari Cirebon ingin ikut kampanye AMIN di JIS tanggal 10 Februari. Saya menggunakan sepeda dari Cirebon ke Jakarta dan berangkat kemarin Senin setelah ashar," ujar Rifki seperti dikutip dari akun instagram Kabarnegri, Jumat (9/2/24).
Menurut Rifki, keputusan untuk menggunakan sepeda sebagai sarana transportasinya dipengaruhi oleh kesulitan warga dan relawan dari daerah asalnya dalam mendapatkan transportasi menuju ke JIS.
Rifki mengungkapkan bahwa banyak perusahaan sewa bus menaikkan harga sewa hingga dua kali lipat dari harga normal, membuat transportasi menjadi sulit diakses oleh warga dan relawan yang ingin menghadiri kampanye akbar tersebut.
"Saya pakai sepeda karena memang hari ini ada proses yang tidak baik. Jadi kemarin temen-temen relawan di Cirebon berkeluh kesah tentang persoalan susah dapat transportasi untuk berangkat ke JIS, kalau pun ada biayanya bisa dua kali lipat harga sewanya," katanya.
Kisah Rifki ini pun viral di media sosial dan mendapatkan berbagai respon dari warganet.
"Ini Capres dan Cawapress nya kok gak memfasilitasi pemilihnya," ujar warganet.
Baca Juga: Cek Sound! Audio System Kampanye Prabowo-Gibran Menggelegar Bikin GBK Bergetar
"Orang-orang baik akan kumpul di JIS besok," ungkap netizen.
"Hari gini masa sih sulit mendapatkan transportasi,apalagi sekelas cirebon jalur pantura,apakah ini drama sapee jilid ke2, trs knp ga difasilitasi sama majikannya," papar warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Cek Sound! Audio System Kampanye Prabowo-Gibran Menggelegar Bikin GBK Bergetar
-
Relawan Ganjar Optimis Ganjar-Mahfud Lolos Pilpres, Hasil Survei Lembaga Ini Buktinya
-
Kunjungi Sentra Kulit Sukaregang, Fery Farhati Belanja Produk Lokal Khas Garut
-
Warga Kampung Bayam Akan Sediakan Konsumsi Gratis untuk Kampanye Akbar AMIN di JIS
-
5 Hari Jelang Pencoblosan, Cak Imin Minta Warga NU Merenung: Dilihat Satu-satu, Siapa Yang Terbaik
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar