Suara.com - Artis Raffi Ahmad tak bisa menutupi rasa gembira lantaran singel berjudul 'Doa untuk Pemimpin Negeri' yang baru dirilis Rans Entertaiment masuk deretan video trending di platform Youtube.
Singel Doa untuk Pemimpin Negeri dibuat untuk pasangan capres cawapres, Prabowo-Gibran. Single ini dinyanyikan oleh para artis pendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Lewat unggahan story akun Instagram miliknya, Raffi mengaku cukup kaget video Youtube Doa untuk Pemimpin Negeri sempat meduduki peringkat ke-19 video trending Youtube.
Sementara pantuan Suara.com pada Sabtu (10/2) sore, video tersebut berada di posisi ke-19 di Trending Youtube. Video tersebut telah ditonton sebanyak 737ribu kali serta mendapat tanda like sebanyak 24ribu.
Lagu Doa untuk Pemimpin Negeri liriknya dibuat oleh Raffi Ahmad dan Aan Story. Lagu itu di video tersebut dinyanyikan khusus oleh 4 orang yakni, Ibrani Pandean, Italiani, Michel dan Rahmat.
Suami Nagita Slavina tersebut tak hanya menuliskan lirik lagi, pada video klip, ia bersama Dwitasari juga membacakan puisi.
"Doa Untuk Pemimpin Negeri" Doa yang kami kirim ini adalah doa yang tulus dari orang-orang yang meyakini bahwa Pak Prabowo dan Mas Gibran adalah orang-orang yang ikhlas. Kami percaya mereka mampu membawa bangsa ini untuk menjadi Indonesia emas!" tulis Raffi pada unggahan di Instagram miliknya.
Kampanye Akbar Prabowo-Gibran di GBK
Prabowo Subianto mengatakan, kemenangan ada di hadapan mereka dan mengingatkan agar tetap bersikap baik serta tidak lengah.
Baca Juga: Masuk Masa Tenang, Prabowo-Gibran Kembali Fokus Kerja Jadi Menhan Dan Wali Kota Solo
“Kemenangan di hadapan kita. Kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh sombong, kita rendah hati, kita sopan santun. Jangan mau diprovokasi, jangan curang, jangan menyakiti orang lain. Kita berbuat baik,” kata Prabowo dalam kampanye akbar “Pesta Rakyat: Untuk Indonesia Maju” di Gelora Bung Karno.
Ia mengatakan, akan mempertahankan “estafet” kebaikan yang dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya.
“Kita menyongsong estafet kebaikan. Presiden keenam menyerahkan ke presiden ketujuh. Presiden ketujuh Insya Allah menyerahkan ke presiden yang kedelapan. Insya Allah Prabowo-Gibran berbakti dan mengabdi kepada rakyat Indonesia,” kata Ketua Umum Partai Gerindra itu dikutip dari Antara.
Dalam kesempatan yang sama, ia mengajak para pendukungnya untuk menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 14 Februari mendatang agar tidak ada kecurangan dalam penghitungan suara.
“Saya minta tanggal 14 yang akan datang, semuanya harus ke TPS. Berani saudara-saudara? Ke TPS. Jaga surat suara Saudara, coblos, tunggu sampai selesai,” ujarnya.
Kampanye akbar “Pesta Rakyat: Untuk Indonesia Maju” dihadiri oleh sejumlah tokoh politik, di antaranya Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep.
Tag
Berita Terkait
-
Masuk Masa Tenang, Prabowo-Gibran Kembali Fokus Kerja Jadi Menhan Dan Wali Kota Solo
-
Di Kampanye Akbar AMIN, Elite PKS Kritik 10 Tahun Ekonomi Sulit: Butuh Perubahan!
-
Sekitar 600 Ribu Warga Berkumpul Sejak Pagi di GBK, Prabowo Putuskan Kampanye Akbar lebih Awal
-
Minta Doa, Begini Potret Prabowo Saat Pimpin Kampanye Akbar di GBK
-
Di Depan 600 Ribu Pendukung, Habib Ali Kwitang: Semoga Allah Takdirkan Prabowo-Gibran Jadi Pemimpin Indonesia
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian