Suara.com - Viral di media sosial yang memperlihatkan momen Pedangdut Nassar terlihat gemas ajari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri bernyanyi.
Momen tersebut diketahui saat pedangdut yang disapa King Nassar tersebut pada acara kampanye akbar terakhir paslon no 3 Ganjar Pranowo - Mahfud MD di SImpang Lima Semarang, Jawa Tengah.
Dalam video viral yang diunggah akun instagram @tante_rempong_official terlihat asyik berjoget antara Megawati dengan Nassar.
Baca Juga:
- Bukan Boy William atau Muhammad Fardana, Ternyata Pria Ini yang Disebut Ayu Ting Ting jika Diberi Pilihan
- Kampanye Akbar JIS vs GBK dari Penanganan Sampah, Mana yang Lebih Baik?
Mulanya, King Nassar terlihat menghampiri Megawati yang saat itu tengah duduk di bangku VIP bersama sang anaknya atau Puan Maharani.
Terlihat Nassar mengajak Megawati untuk menyanyikan satu bait lagu. Namun, tiba-tiba Megawati, Puan, dan Nassar maju ke depan panggung dan menyinyakan lagu dengan judul Cinta Hampa.
Terlihat pada video tersebut Megawati berjoget bersama Puan dan anaknya Pingkan serta influencer Thoriq Halilitar.
Sontak saja unggahan tersebut mendapatkan sorotan dari netizen.
Ada yang menyebutkan bahwa King Nassar terlihat cukup gemas dan sabar mengajari Megawati bernyanyi.
Baca Juga: Cerita Atikoh Lanjut Studi S2 di Jepang Didukung Ganjar Pranowo: Ayah Bisa Kok Jadi Single Parent
"Gemas banget itu king nasar ajari ibu mega," tulis netizen.
Perlu diketahui, semua paslon mulai dari no 01 Anies Baswedan - Cak Imin, 02 Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka, 03 Ganjar Pranowo - Mahfud MD sudah melaksanakan masa kampanye akbar.
Saat ini, ketiga paslon tersebut sudah selesai melakukan kampanyenya akbar, dan mulai tanggal 11 Februari kemarin masa tenang sudah ditetapkan.
Sebagai informasi tambahan, Lembaga Survey and Polling Indonesia (SPIN) merilis hasil survei terkini dimana elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming mereka nyatakan menembus angka 54,8 persen.
"Elektabilitas pasangan calon nomor urut 2 Prabowo-Gibran sebesar 54,8 persen, unggul dari pasangan calon Anies-Muhaimin dan Ganjar- Mahfud," kata Direktur Eksekutif SPIN, Igor Dirgantara.
Lanjut dia, untuk posisi kedua diraih pasangan calon nomor urut 01 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sebesar 24,3 persen.
Sementara di posisi ketiga, pasangan calon nomor urut 3 yakni Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, dengan elektabilitas 16,1 persen. "Tersisa 4,8 persen responden yang belum menentukan pilihan," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?