Suara.com - Viral di media sosial, video seorang emak-emak ngomel lantaran hanyan mendapatkan sebuah kalender saat diundang dalam acara kampanye.
Ia mengaku kesal lantaran sudah lama mendengarkan seseorang pidato, namun hanya mendapatkan sebuah kalender. Sementara teman-teman yang lain, menurut dia mendapat beberapa peralatan dapur seperti gelas, piring hingga panci.
"Lelah saya seharian pergi undangan, mendengar orang pidato cuma dapat kalender. Yang lain dapat gelas, panci, piring, saya cuma dapat kalender," kesalnya, dikutip dari video yang diunggah akun instagram @sambasinformasi, Selasa.
Bukan cuma itu saja, perempuan paruh baya itu juga mengeluh lantaran tidak mendapat nasi bungkus. ia mengaku hanya mendapat segelas air mineral dan kue ubi.
"Nasi bungkusnya gak ada, aqua satu gelas, kue nya dua, kue singkong lagi kan bikin masuk angin," kesalnya.
Ia lantas menyesal karena hanya mendapat sebuah kalender. Apalagi menurutnya, jika pergi memancing ia akan mendapatkan ikan, sementara datang di acara kampanye ia hanya mendapat sebuah kalender.
"Lebih baik saya pergi mancing. Kalau sekedar kalender banyak diberi caleg. Pergi mancing saya dapat batok (nama ikan). Mereka dapat gelas tidak adil lah," katanya.
Sebelumnya, kejadian serupa juga sempat viral di media sosial. Seorang Ibu-ibu naik ke atas panggung saat kampanye Prabowo-Gibran.
Ia komplain kepada panitia lantaran tidak kebagian kupon.
Baca Juga: Unggah Billboard SBY 'Masih Ingat Saya', Soleh Solihun Colek Bawaslu: Minggu Tenang Ini
Fenomena tersebut lantas disorot oleh Alissa Wahid. Putri almarhum Gus Dur itu merasa miris terhada problem yang marak terjadi jelang pemilu.
"Problem ini sudah bukan hanya problem akut 1 paslon, tapi problem mendasar bangsa ini : kultur rakyat berubah sehingga mereka tidak lagi hanya hadir kampanye krn mendukung tapi mengharap materi," katanya di X.
Menurut Alissa, fenomena itu terjadi lantara para politikus di masa lalu yang terbiasa memakai politik uang demi melanggengkan kekuasaan.
"Ini akibat para politisi di masa lalu yang mencari jalan pintas," katanya.
Berita Terkait
-
Unggah Billboard SBY 'Masih Ingat Saya', Soleh Solihun Colek Bawaslu: Minggu Tenang Ini
-
Main Curang di Masa Tenang, Caleg DPR Dibidik Bawaslu Diduga Money Politic di Tambora Jakbar!
-
Viral Aksi Tom Lembong Panjat Pagar di Kampanye Akbar AMIN, Rambut Tetap Klimis dan Full Senyum Meski Berdesakan
-
Ibu Haji Siap Dipenggal Demi Prabowo! Video Lucu Mendukung Calon Presiden Viral
-
Anies vs Cak Imin di Masa Tenang: Capresnya Senyap, Cawapresnya Bikin Panik
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
-
Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong
-
Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas
-
Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen
-
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
-
Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil
-
Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!