Suara.com - Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, tiba-tiba beranjak dari Markas Timnas AMIN di Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2024) sore.
Berdasarkan pantauan Suara.com, Cak Imin terpantau meninggalkan Markas Timnas AMIN sekitar pukul 16.10 WIB. Ketua Umum PKB itu tampak berjalan seorang diri ke arah mobilnya yang terparkir di depan gerbang Markas Timnas AMIN.
Buru-buru, Cak Imin yang mengenakan kemeja dan jaket hitam masuk ke mobil Totoya Alpahard berpelat B 1 PKB. Hingga kini belum diketahui secara detail ke mana Cak Imin pergi.
Seperti diketahui, Anies dan Cak Imin berkumpul di Markas Timnas AMIN, Jakarta Pusat, usai keduanya menyoblos di TPS yang berbeda.
Sebelumnya Anies tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Setiba di Markas Timnas AMIN, Anies disambut oleh Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaugi Alaydrus.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tampak menggunakan kemeja berwarna putih. Anies memuji antusiasme yang begitu tinggi dari masyarakat sejak di TPS 60 Lebak Bulus, Jakarta Selatan hingga di Markas Timnas AMIN.
"Luar biasa dari pagi dan di sini luar biasa, di rumah begitu. Jadi kami bersyukur sekali bahwa perjalanan kampanye kemarin dijalankan secara terhormat penuh dengan kerja-kerja yang sepenuh hati," kata Anies di Markas Timnas AMIN.
Antusiasme yang begitu besar itu, kata Anies, menandakan bahwa masyarakat Indonesia semakin butuh dengan adanya perubahan.
"Jadi kami merasa bahwa rakyat yang memiliki aspirasi perubahan makin hari makin terbuka dalam mengungkapkan aspirasinya mudah-mudahan ini pertanda baik Insyallah hari ini saatnya perubahan," terang Anies.
Baca Juga: Meringis! AMIN Ditekuk Prabowo-Gibran di TPS Surya Paloh: Kalah Telak
Tak berselang lama setelah Anies tiba, Cak Imin pun menyusul. Ketua Umum PKB itu tampak mengenakan kemeja bercorak dan jaket hitam.
Ia menjelaskan agenda yang akan dilakukan di Markas Timnas AMIN siang ini. Salah satunya adalah melakukan sejumlah pemantauan.
Berita Terkait
-
Dahnil Puji Selangit Capres 02: Prabowo Nama Lain dari Kesabaran dan Kegigihan
-
Koar-koar Intimidasi saat Kubu Prabowo-Gibran di Atas Angin, Hasto PDIP: Rakyatlah yang Harusnya Sujud Syukur
-
Dukung Anies, Dokter Tirta Kaget Prabowo Menang di Kandang Banteng
-
Meringis! AMIN Ditekuk Prabowo-Gibran di TPS Surya Paloh: Kalah Telak
-
Kominfo Rajin Patroli Siber, Hoaks Pemilu 2024 Turun Jauh dari 2019
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja