Suara.com - Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin harap-harap cemas dengan penghitungan suara yang masih berjalan hingga Sabtu (17/2/2024). Memantau real count bersama sejumlah caleg PKB, raut wajah ketegangan Cak Imin tak bisa ditutupi.
Aktivitas Ketum PKB ini dibagikan di akun Instagram @cakiminow. Cak Imin membagikan momen pemantauan perolehan suara termasuk rapat virtual yang dilakukan bersama kader-kadernya.
"Rapat virtual bersama para caleg DPR RI sekaligus memantau penghitungan suara di Kantor DPP KPB. Ayo tetap fokus dan semangat mengawal suara AMIN dan PKB," tulis Cak Imin.
Baca Juga:
Mahfud MD Ngaku 4 Hari Putus Kontak dengan Ganjar Pranowo, Isu Dibuang Menguat
Adu Keren Anak Kembar Komeng Ganteng vs Bagus: Alfiansyah Nahan Lapar Demi Mereka
Real Count KPU: Anak Jenderal Kamerun Bio Paulin Terancam Gagal, Okto Sebelas Dua Belas
Sebanyak enam foto slide yang diunggah terlihat Cak Imin dan sejumlah kader cukup serius memperhatikan perolehan suara yang bertambah. Di beberapa slide, terlihat juga wajah tegang Cak Imin dan beberapa kader lainnya.
Momen tersebut tak lepas dari reaksi pendukung dan netizen di kolom komentar.
"Semangat sehat selalu cak, saling support untuk Abah," ujar netizen pertama.
"Semangat Gus Imin," ujar lainnya.
"Senyum cak, jangan cemberut," ingatkan pendukung lain.
"Tetep semangat dan sehat-sehat terus Gus, kami bangga ada di barisan AMIN," sebut lainnya.
Ketegangan Cak Imin memang beralasan, hal itu mengingat jumlah suara paslon nomor urut 1 di beberapa sirekap ada yang tidak sesuai dengan form C1. Hal itu muncul indikasi adanya kesalahan input.
Selain itu, perolehan suara tertinggi saat ini masih dikuasai Prabowo-Gibran. Sementara perolehan suara terendah adalah Ganjar-Mahfud.
Melansir pemilu2024.kpu.go.id, 17 Februari 2024 hingga pukul 14.50 WIB, jumlah perolehan suara Anies-Muhaimin mencapai 20 juta atau sekitar 24,61 persen. Sementara Prabowo-Gibran memperoleh suara mencapai 46,8 juta atau sekitar 57,4 persen.
Berita Terkait
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Cak Imin Ingatkan Marwah NU: Tetap Jadi Pemersatu, Bukan Medan Pertarungan Politik!
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Makin Memanas Jelang Muktamar Ke-35! Cak Imin Minta Oknum yang 'Main-main' di NU Segera Didepak
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah
-
Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara
-
Pakar UMY Soroti Pengisian Jabatan BUMN: Loyalitas Politik Dinilai Kalahkan Meritokrasi
-
Papua Tengah Cetak Sejarah, Ekspor Perdana Hasil Perikanan Langsung dari Mimika Perkuat Ekonomi Biru
-
Terungkap! Sikka Punya 30 Pub tapi Mayoritas Bodong, Jadi Sarang Eksploitasi Perempuan?
-
Meki Nawipa Lepas Ekspor Perdana Hasil Perikanan Papua Tengah ke Pasar Internasional
-
Buntut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Veronika Lake
-
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Akan Ajukan Banding
-
Vonis Nadiem Diwarnai Dissenting Opinion, Hakim Nilai Tak Ada Bukti Niat Jahat
-
Siapa Hakim Andi Saputra? Dissenting Opinion dan Minta Nadiem Makarim Dibebaskan