Suara.com - Baru-baru ini viral di media sosial yang memperlihatkan sebuah video momen saat komika Marshel Widianto kena terlihat kena mental, ketika mendapatkan teguran dari Mayor Teddy.
Momen itu terlihat pada sebuah video yang diunggah akun instagram @dagelanviral. Pada layar tersebut tertulis bahwa kali ini yang kena marah Mayor Teddy adalah artis Marshel Widianto.
Pada video itu terlihat bahwa Marshel Widianto sempat selfi foto bersama Prabowo Subianto, sontak saja sang komika itu mendapatkan teguran keras dari Mayor Teddy.
Baca Juga :
- Sekeluarga Diprediksi Gagal Nyaleg, Ketum Perindo Hary Tanoe Lengser Jadi Orang Terkaya di Indonesia?
- Dugaan Penggelembungan Suara di Sirekap KPU, DPT DKI Jakarta II Melejit 3 Kali Lipat
"KEMARIN SULTAN RAFFI AHMAD SEKARANG MARSHEL," tulis unggahan tersebut, dikutip Selasa (20/2/2024).
Unggahan itu langsung mendapatkan sorotan dari netizen. Pasalnya terlihat raut wajah Mayor Teddy tampak begitu marah kepada Marshel Widianto.
"Bentar deh mayor teddy ini udh purna tugas atau belum? Kok boleh ikut kampanye? Bukan nya harus netral ya aparat negara," tulis netizen.
"Saya kira itu berlebihan,cm selfi aja di dorong, bagaimana bisa dekat dengan rakyat," tulis netizen.
"Pengen ngomong kasar takut di serang bala bala all in...," tulis netizen.
Baca Juga: Usai Anies Keok, Politisi NasDem Unggah Potret Kebersamaan Surya Paloh dan Prabowo: 2 Sahabat
Mengenal sekilas ajudan Prabowo Subianto.
Mayor Teddy adalah ajudan Prabowo yang berasal dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Ia pernah mengenyam pendidikan di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah dan Akademi Militer (Akmil). Mayor Teddy lulus dari Akmil pada 2011.
Selama berkarier di militer, kiprah Mayor Teddy terbilang cemerlang karena ia pernah ditunjuk sebagai ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2014-2019 ketika masih berpangkat Letnan Satu (Lettu).
Mayor Teddy kemudian melanjutkan pendidikan militernya di AS dan ia mampu menorehkan prestasi cemerlang.
Salah satu prestasi yang pernah diraih oleh Mayor Teddy adalah tab ranger yang menunjukkan bahwa ia memenuhi kualifikasi sebagai pasukan elite Angkatan darat AS atau US Army Ranger School.
Berita Terkait
-
Usai Anies Keok, Politisi NasDem Unggah Potret Kebersamaan Surya Paloh dan Prabowo: 2 Sahabat
-
Gak Cuma Raffi Ahmad yang Disuruh Minggir, Menteri Bahlil Lahadalia Pernah Didorong Mayor Teddy Saat Prabowo Kampanye
-
Arti Stiker Ranger di HP Prabowo, Dikira Couple Ternyata Ada Hubungannya Dengan Mayor Teddy
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar