Suara.com - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur terus dikebut, seiring dengan makin dekatnya tenggat waktu pemindahan ibu kota Indonesia,
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merilis sejumlah foto penampakan terkini IKN di laman resminya.
Di antara foto-foto yang dirilis, satu yang menarik perhatian publik adalah penampakan rumah dinas para menteri yang nanti akan bertugas disana.
Bagaimana tidak? Rumah tersebut terlihat sangat mewah, dengan fasilitas ,serta furnitur dan perabotan yang lengkap.
Kini ada dua rumah menteri yang sudah 100 persen selesai dan siap huni. Seperti apa rumah tersebut? Berikut ulasannya.
Dari foto-foto yang beredar, terlihat rumah para menteri tersebut didesain dengan model kekinian. Rumah yang berdiri kokoh itu terdiri dari dua lantai dan sebuah ruang bawah tanah atau basement.
Rumah Mewah untuk Para Menteri di IKN
Dan di setiap sudutnya, rumah para menteri tersebut dihiasi dengan banyak lampu berwarna kuning sehingga menghadirkan nuansa 'hangat'.
Sebagian besar interior rumah menteri di IKN menggunakan marmer. Ketika masuk ke rumah, kita langsung bisa melihat ruang santai atau ruang keluarga.
DI sana terdapat beragam fasilitas, seperti televisi dengan backdrop marmer, sofa panjang yang bisa diduduki tiga orang, meja serta kursi santai.
Baca Juga: Skakmat! Fedi Nuril Kena Semprot Caleg 23 Tahun Gara-gara Senggol AHY Menteri
Meski mengusung tema kekinian, model rumah menteri di IKN seakan lebih ringkas. Hal ini terlihat dengan posisi ruang tamu yang menyatu dengan ruang makan.
Meja makan yang di rumah itu terlihat panjang, dengan 8 kursi yang cukup menampung keluarga menteri dan juga para tamunya.
Rumah Untuk Menteri di IKN Dibangun di Tanah 1.000 Meter persegi
Rumah tersebut juga menyediakan ruangan kerja khusus untuk para menteri. Ruang kerja itu dihiasi rak buku transparan, dengan kayu berwarna cokelat di pinggir dan atasnya.
Sementara toiletnya juga tak lepas dari kesan mewah. Bagaimana tidak, toilet rumah menteri di IKN dilengkapi dengan satu set wastafel, cermin hingga pengering tangan.
Sama dengan ruang utama, kamar mandi rumah tersebut juga menggunakan keramik bermotif marmer.
Adapun lantai basement di rumah itu dilengkapi denan kamar tidur, kamar mandi dan ruang jaga.
Berita Terkait
-
Skakmat! Fedi Nuril Kena Semprot Caleg 23 Tahun Gara-gara Senggol AHY Menteri
-
Viral Potret Mewah Rumah Menteri di IKN, Warganet Gak Rela: Rakyat Untuk Beras Aja Harus Antre Panjang
-
Siap-siap! Pemerintah Buka 200.000++ Lowongan CPNS untuk Fresh graduate
-
Minta Wejangan Usai Jadi Menteri ATR/BPN, AHY Diingatkan Wapres Soal Masalah Ini
-
Kunjungi Pantai Cibangban, Pesona Bahari yang Tiada Dua di Sukabumi
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Buntut 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Latihan Militer di Program SPPI
-
Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?
-
Kapolri Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
-
Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor
-
Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
-
Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum
-
Rp756 Miliar Diselamatkan! Kapolri Bongkar Skandal Besar Bio Solar dan Perusahaan Sawit Nakal
-
Keluarga Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 M, Soroti Tak Ada Ambulans usai Lexi Jatuh dari Lantai 6
-
Komdigi dan Universitas Brawijaya Bangun Sistem AI Pendukung Sekolah Rakyat
-
Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?